Alat Musik Kecapi : Pengertian, Sejarah, Bahan, dan Cara Bermain

7 min read

alat-musik-kecapi

Kecapi – mungkin Anda sering mendengar nama alat musik ini di beberapa dongeng atau cerita rakyat. Alat musik ini cukup dikenal oleh masyarakat luas khususnya di Indonesia. Keberadaan alat musik kecapi sudah ada sejak abad-abad yang lalu.

Untuk Anda yang lahir tahun 90 an kebawah mungkin mengetahui alat musik ini. Tetapi untuk yang lahir pada tahun 90 an keatas, mungkin belum begitu memahami kesenian kecapi ini. Untuk itu Anda yang belum mengetahuinya, dapat menyimak ulasan tentang kecapi dibawah ini.

Apa Itu Kecapi?

Apa-Itu-Kecapi

Apa yang terlintas di dalam benak Anda saat mendengar kata kecapi?. Apakah sesuatu yang bisa dimakan, seperti buah?. Atau merupakan suatu bukit yang bernama kecapi yang berada di Tasikmalaya.

Atau bagi Anda yang orang Jawa mungkin mengira kecapi adalah sebuah nama dari salah satu  desa yang ada di Jepara Provinsi Jawa Tengah. Tentunya pemikiran diatas tidak benar adanya. Karena kecapi yang dimaksud disini adalah suatu alat musik yang dapat dimainkan oleh setiap orang.

Kecapi merupakan salah satu musik yang sudah ada sejak dulu. Kecapi termasuk alat musik tradisional yang cukup dikenal masyarakat di Indonesia. Suara kecapi sangatlah merdu, sehingga alat musik ini sering sekali di mainkan di acara adat Indonesia khususnya di daerah Jawa dan Sunda.

Terkait dengan itu, apakah Anda mengetahui dari mana asal alat musik kecapi ini? Alat musik yang satu ini berasal dari Cina. Mari kita lihat sejarahnya!

Sejarah Kecapi

Sejarah-Kecapi

Kecapi merupakan salah satu alat musik tradisional yang sudah lama dikenal, dan sudah berabad-abad lalu alat musik ini ada di kalangan masyarakat. Kecapi yang berasal dari negara Cina dikenal dengan nama Guzheng.

Alat musik Guzheng atau kecapi Cina sudah dikenal di zaman Dinasti Song sekitar tahun 260 sebelum masehi. Alat musik kecapicina pada masa itu hanya boleh di dengarkan oleh kaum bangsawan saja. Tetapi sekarang alat musik kecapi cina bisa didengarkan oleh kaum manapun termasuk di Indonesia.

Sejarah kecapi di Indonesia sendiri terdapat berbagai versi. Mulai dari alat  atau bahan yang digunakan, atau bahkan cerita awal kecapi ini ditemukan. Contohnya seperti di daerah Makassar, Sunda, dan juga Sulawesi.

1. Asal Mula Kecapi di Masyarakat Bugis

Masyarakat Bugis atau Makassar menyatakan bahwa kecapi pertama kali dibuat oleh seorang pelaut Bugis. Berdasarkan ceritanya sang pelaut meninggalkan gadis yang ia sayangi untuk melakukan pelayaran selama berhari-hari.

Saat sedang berlayar, tiba-tiba badai datang sehingga tali perahu yang sudah terikat kencang pada layarnya mengeluarkan suara yang cukup kencang. Tetapi sang pelaut tidak merasa terganggu akan suara itu, ia justru terhibur dengan suara tali perahu tadi.

Setelah badai selesai, si pelaut mengambil beberapa tali di perahu yang ia tumpangi tadi dan langsung mengikatkan ke perahu dayung miliknya.

Atas dasar ide itu, sang pelaut membuat alat musik dawai dari tali yang diikatkan ke perahu. Saat itu juga sang pelaut membawa alat musik yang ia buat kepada masyarakat setempat. Dan ternyata banyak yang menyukai alat musik yang dibuat oleh pelaut ini.

2. Asal kecapi versi Sunda

Alat musik ini menjadi alat musik utama dalam mengiringi Tembang Sunda. Kecapi versi sunda ini berasal dari tanaman sentul. Tanaman sentul ini memiliki kayu yang cukup kuat, sehingga dapat berguna juga untuk dijadikan bahan dasar kecapi sunda.

Alat musik ini merupakan salah satu alat musik klasik yang selalu mengiringi beberapa lagu sunda.

3. Asal kecapi versi Sulawesi

Di Sulawesi kecapi dikenal dengan sasando. Sasando merupakan alat musik yang menggunakan senar juga sama seperti kecapi.  Perbedaanya hanya cara memainkannya saja.

Awal ceritanya bisa dikatakan unik. Berawal dari seorang pemuda yang terdampar di pulau Ndana, dan dibawa oleh masyarakat untuk menghadap kerajaan disana. Pemuda yang bernama Sangguana ini sering menunjukkan bakat seninya sewaktu tinggal di istana.

Karena sang putri kerajaan menyukai bakat seni dari Sangguana, ia akhirnya meminta Sangguana untuk menciptakan suatu jenis alat musik yang tidak pernah ada dan tidak pernah dibuat sebelumnya.

Pada suatu malam saat Sangguana sedang tidur ia bermimpi sedang memainkan suatu alat musik yang memiliki bentuk yang  indah dan suaranya sangat merdu.

Dari mimpi tersebutlah, Sangguana menciptakan alat musik sasandu yang berarti bergetar. Alat musik sasandu atau sasando ini dimainkan dengan cara dipetik juga seperti kecapi pada umumnya.

Perbedaannya hanya cara memainkannya saja. Alat musik sasando dimainkan dengan menggunakan hampir semua jari, sedangkan kecapi bisa menggunakan beberapa jari saja.

Bahan Pembuat Kecapi

Bahan-Pembuat-Kecapi

Sama seperti gitar akustik yang terbuat dari kayu, kecapi juga berbahan dasar kayu yang tentunya  membutuhkan proses panjang dalam pembuatannya. Pada umumnya kayu kecapi berasal dari kayu kenanga. Sebelum dibentuk menjadi kecapi, tentu kayu kenanga harus direndam dahulu selama 3 bulan.

Setelah direndam, maka kayu kenanga dapat dibentuk menjadi kecapi.  Untuk senarnya, tentu bukan senar yang sembarangan.

Senarnya terbuat dari jenis kawat suasa yaitu logam yang tercampur dengan emas dan juga tembaga. Kualitas suara yang dihasilkan dari senar ini sudah pasti sangat merdu dan jernih. Tetapi senar kawat suasa termasuk kawat yang mahal, sehingga kebanyakan kecapi memakai kawat yang terbuat dari baja.

Para pengrajin kecapi akan membentuk kecapi sesuai dengan ukuran yang sudah ditentukan sendiri. Biasanya panjangnya 1 meter dengan lebar 20 cm. Setelah itu kayu akan dipahat dan dibuat lubang untuk menghasilkan suatu resonansi atau untuk mengeluarkan suara.

Pada zaman dulu kayu kecapi biasanya polos tidak ada ukiran apapun. Tetapi sekarang ini cukup banyak kecapi yang sudah di ukir sedemikian rupa yang tentu bisa menarik minat para pembeli. Untuk dapat mengetahui ukirannya seperti apa Anda dapat melihat dari beberapa gambar kecapi yang ada di internet.

Bentuk Kecapi

Bentuk-Kecapi

Bentuk dari alat musik kecapi satu model juga dengan gitar atau suling. Akan tetapi terdapat 2 bentuk yang dikenal masyarakat.

1. Kecapi suling atau yang biasa dikenal dengan kecapi perahu

Kecapi ini merupakan suatu bentuk kotak resonansi. Bagian bawah dari kotak kecapi ini diberi lubang resonansi yang dapat mengeluarkan suara atau bunyi saat sedang dimainkan.

Bentukan kecapi ini dibuat menyerupai perahu, itu sebabnya orang mengenal bentuk kecapi ini dengan sebutan kecapi perahu. Pembuatan kecapi ini bisa mencapai 3 bulan.

2. Kecapi siter

Kecapi ini bentuknya cukup sederhana. Bentuk dari kecapi siter seperti trapesium rata yang mempunyai lubang resonansi di dalamnya. Suara kedua bentuk di atas sama-sama menghasilkan suara yang lembut dan indah tentunya.

Cara Bermain Kecapi

Cara-Bermain-Kecapi

Sama seperti alat musik gitar, kecapi dimainkan dengan cara dipetik. Anda hanya perlu menjentikkan jari ke senar kecapi, Anda bisa menggunakan jari telunjuk pada kedua tangan Anda.

Untuk berhasil memainkan alat musik ini tentu Anda perlu teknik dan juga cara menghasilkan suara yang merdu saat Anda sedang memainkan alat musik kecapi.

Teknik Memainkan Kecapi 

Teknik-Memainkan-Kecapi

Terdapat 3 teknik dalam permainan musik kecapi, yaitu:

1. Teknik dijambret

Teknik ini dimainkan dengan menggunakan jari kanan Anda yaitu jempol, jari tengah dan telunjuk yang digerakkan di atas 3 senar, dan dibunyikan secara bersama-sama dengan jari jempol dan telunjuk di tangan sebelah kiri untuk memainkan senar yang bernada bebas.

Dijambret sebenarnya mengacu pada posisi atau letak tangan dan juga badan para pemain kecapi dalam keadaan seperti akan menjambret. Teknik ini sering digunakan untuk memainkan lagu yang bertempo cepat.

2. Teknik sintreuk toel

Teknik ini dimainkan dengan cara menjentikkan senar jari yang menggunakan ujung jari telunjuk sebelah kanan dan juga kiri.  Tangan kanan dan kiri harus diselaraskan secara signifikan saat sedang memainkan sebuah lagu dengan alat musik kecapi ini.

Pemain kecapi yang menggunakan teknik sintreuk toel harus bisa memadukan kecepatan dan juga ketepatan terhadap nada dalam suatu lagu dengan menggunakan telunjuk tangan kanan dan telunjuk tangan kirinya yang dilengkungkan di bawah senar kecapi.

Pemain kecapi dapat menyembunyikan senar dengan cara menoel atau menjentik jari telunjuknya ke senar kecapi sampai mengeluarkan atau menghasilkan sebuah nada dan suara. Teknik ini biasanya dimainkan untuk nada – nada yang melodis.

3. Teknik dijeungkalan

Untuk teknik dijeungkelan posisi pemain alat musik mengarah ke depan dengan posisi jari yang hampir sama seperti teknik jambret. Perbedaannya hanya terletak pada posisi badan pemain kecapi yang mengarah ke depan.

Jari jemari saat memetik juga perlu diselaraskan dengan baik. Tiga senar kecapi dipetik dengan menggunakan jari tangan kanan bersamaan juga dengan jari tangan kiri yang digunakan untuk memetik senar dengan nada bebas.

Not Balok dalam Kecapi 

Not-Balok-dalam-Kecapi

Kecapi mempunyai tangga nada yang berbeda tentunya dengan alat musik lainnya seperti piano dan lain-lain. Karena kecapi hanya mempunyai nada pentatonis atau tangga nada yang berjumlah 5 nada saja.

Lima tangga nada atau pentatonis di dalam musik kecapi terdari dari not Da, Mi, Na, Ti, La. Notasi yang cukup sering dimainkan pada alat musik kecapi mempunyai nama notasi degung.

Di dalam kecapi tembang atau indung yang sering digunakan untuk mengiringi tembang Sunda Cianjuran  biasanya menggunakan 2 sistem notasi kecapi yang berbeda. Diantaranya :

1. Sistem notasi kecapi Uking Sukri

Uking Sukri adalah seorang maestro kecapi tembang yang membuat sistem pembelajaran notasi terhadap alat musik kecapi tembang.

Dibawah ini merupakan gambar dari sistem notasi kecapi Uking Sukri.

Keterangan :

Terdapat 18 garis sesuai dengan jumlah garis yang terdapat di kecapi tembang. Simbol not diatas berbentuk titik yang berwarna putih dan juga hitam.

2. Sistem Notasi kecapi Heri Herdini

Sistem pembelajaran yang satu ini, berasal dari dosen kecapi tembang Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung.

Keterangan:

  1. Ki = Tangan Kiri
  2. Ka = Tangan Kanan

Garis Vertikal Tebal = Batas Satu Ketukan

Untuk menghasilkan nada yang indah dan merdu, alunan musik kecapi dapat disandingkan juga dengan alunan musik lainnya seperti suling bambu, angklung, atau alat musik tradisional lainnya. Perpaduan dari beberapa alat musik ini dapat menghasilkan suatu alunan yang indah dan juga merdu untuk didengar.

Fungsi Kecapi

Fungsi-Kecapi

Umumnya alat musik kecapi berfungsi sebagai salah satu pengiring suatu tembang lagu atau pengiring musik tradisional. Akan tetapi lebih dalamnya lagi alat musik kecapi mempunyai 2 fungsi, yaitu:

1. Fungsi kecapi indung

Fungsi indung mempunyai fungsi sebagai pemimpin dalam mengiringi sebuah lagu. Permainan musiknya dengan cara mengambil bagian intro, interlude, beserta dengan bridges dan mengatur tempo lagu juga.

Kecapi ini memiliki 18 hingga 20 dawai yang lebih besar dibanding kecapi anak.

2. Fungsi kecapi anak

Kecapi anak atau kecapi rincik berfungsi untuk mengisi nada-nada dalam suatu alunan tentunya dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi. Kecapi jenis ini ukurannya lebih kecil dari kecapi indung dan dawainya juga lebih sedikit. Hanya sebanyak 15 dawai yang terdapat di kecapi ini.

Makna/Filosofi Kecapi

Makna-Filosofi-Kecapi

Kecapi mempunyai makna atau filosofi yang cukup dalam. Kecapi atau Kacapi berasal dari suku kata yang berbeda. Di dalamnya terdapat 2 suku kata yang memiliki arti yang sangat indah bagi alat musik jenis kecapi ini.

Kecapi atau kacapi, berasal dari suku kata “kaca dan juga “pi”. Kaca bisa diartikan sebagai sesuatu yang bersih, yang bening ataupun suci. Pi merupakan suatu bahan. Jika digabungkan maka kecapi atau kacapi berarti Suatu bahan yang suci atau yang bersih atau bening.

1. Berdasarkan Fisik

Berdasarkan fisik, kecapi bermakna sebagai benda yang terbuat dari bahan yang harus bersih dari kotoran. Dan juga suatu benda yang wajib untuk dibersihkan secara rutin. Kedua makna ini bisa dijadikan motivasi terbaik untuk pribadi orang.

Motivasi itu berupa ajaran dan juga memiliki manfaat yang baik bagi semua orang untuk selalu memperhatikan unsur – unsur kesehatan dan juga selalu mengutamakan kebersihan pada lingkungannya.

2. Berdasarkan Aspek Batin

Dilihat dari aspek batin, kecapi mempunyai makna sebagai benda yang berasal dari bahan halal. Atau bisa dikatakan dalam pembuatan kecapi ini harus mendapatkan bahan dengan cara halal, atau dari hasil usaha yang tidak melanggar aturan agama ataupun aturan lainnya.

Selain itu kecapi juga termasuk media yang bisa membersihkan jiwa dan hati seseorang. Makna membersihkan jiwa dan hati ini merujuk pada penghayatan terhadap lagu yang sedang dimainkan oleh para pemain kecapi. Kecapi bisa dijadikan media yang membuat jiwa terasa damai.

Makna kecapi yang sangat dalam ini sangat sepadan dengan kerumitan pembuatannya yang memakan waktu hingga berbulan-bulan dan tentu dengan bahan yang tidak sembarangan.

Kecapi memang tidak begitu dikenal masyarakat pada zaman ini. Karena cukup banyak musik modern yang sudah merajalela di dunia salah satunya di Indonesia. Cukup jarang pula musisi-musisi Indonesia yang cukup terkenal menggunakan alat musik kecapi sebagai pengiring lagunya.

Pelestarian Alat Musik Kecapi

Pelestarian-Alat-Musik-Kecapi

Kebanyakan alat musik kecapi hanya digunakan saat acara adat atau acara-acara tradisional khususnya di daerah Jawa dan Sunda. Lagu-lagu yang digunakan juga, lagu tradisional dari daerah tersebut. Sangat jarang lagu yang digunakan berupa lagu biasa atau bukan lagu tradisional.

Akan tetapi ada beberapa institut juga yang terus memperkenalkan alat musik kecapi kepada pelajarnya masing-masing. Di beberapa sekolah juga ada yang mengadakan ekstrakulikuler belajar memainkan alat musik kecapi.

Alat musik kecapi harus terus dikenalkan kepada anak-anak generasi sekarang yang biasanya selalu menyukai sesuatu yang berbau modern. Karena bagaimanapun juga, kecapi merupakan alat musik yang sangat berharga dan indah.

Lagu-lagu yang dihasilkan alat musik kecapi sangat merdu, yang tentunya bisa menarik hati para pendengarnya. Alat musik kecapi ini tentu tidak bisa ditinggalkan begitu saja, karena mempunyai sejarah yang unik dan juga makna yang cukup dalam baik bagi para pemain kecapi maupun pendengarnya.

Bagi Anda yang ingin mendengarkan seperti apa alunan musik kecapi, Anda bisa mencarinya di google Jika Anda senang dengan alunan musik kecapi tersebut Anda bisa langsung download kumpulan-kumpulan lagu dari alat musik kecapi secara gratis melalui media internet pastinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *