50+ Contoh Brosur Makanan, Produk, Sekolah, Simple, Catering, dll

8 min read

contoh-brosur

Pada dunia marketing, brosur adalah salah satu media yang efektif memasarkan suatu produk. Sebenarnya, apa sih brosur itu, bagaimana contoh brosur? Apa perbedaannya dengan slogan? Bagaimana dengan poster? Pertanyaan tersebut umum ditanyakan ketika orang mendengar istilah itu.

Jika pertanyaan-pertanyaan itu yang muncul di kepala Anda, maka Anda tidak perlu bingung. Pada artikel ini akan dikupas tuntas tentang media iklan yang satu itu.

Pengertian Brosur

Pengertian-Brosur

Meskipun selama ini sebenarnya sering bersinggungan dengan Kita, tidak banyak yang mengerti tentang definisi dari brosur ini sendiri.

Brosur adalah sebuah buku, yang mana dalam penerbitannya tidak berkala.

Jika dilihat dari jumlah halamannya, maka bisa berjumlah satu atau beberapa halaman saja. Brosur juga tidak terkait dengan terbitan buku lainnya, dan umumnya akan tuntas dalam satu kali terbit.

Dalam kaitan penyatuan antar halaman, biasanya brosur menggunakan stapler, kawat, benang, dan lain sebagainya. Ini juga bisa memiliki sampul, tetapi yang jelas tidak menggunakan jilid keras.

Brosur juga biasa disebut dengan pamflet. Biasanya, pamflet ini juga umum diterbitkan dengan jumlah halaman satu saja. Bentuk pamflet yang hanya satu lembar akan dicetak dua sisi dengan lipatan pada kertasnya. Umumnya, pamflet yang seperti ini disebut juga dengan selebaran.

Nama lain dari pamflet juga ada yang disebut dengan katalog, tetapi ini terfokus pada informasi tentang produk-produk. Misalnya, katalog kredit motor yang menampilkan harga dan produk serta cicilan yang harus Anda bayarkan.

Lebih umum, hal yang menggambarkan brosur antara lain adalah sebagai berikut:

  • Informasi tentang suatu produk yang diangkat
  • Yang dijelaskan dapat berupa suatu layanan, fasilitas, produk, profil suatu perusahaan, dan lain sebagainya
  • Menggunakan bahasa yang ringkas dan mudah dipahami
  • Bertujuan untuk menarik perhatian dari pembaca, mengedukasi, dan juga membuat orang tersebut membeli atau mengikuti pesan yang ingin diberikan pada pamflet
  • Ingin membangun citra yang baik atas produk atau layanan yang ditampilkan
  • Mempunyai desain yang menarik perhatian dan isinya biasanya jelas

Perbedaan Brosur dengan Slogan

Perbedaan-Brosur-dengan-Slogan

Brosur dan slogan adalah hal yang berbeda, tetapi keduanya sering kali dianggap sama dan disalah-artikan. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami perbedaan antara keduanya.

Sebelumnya Anda pasti sudah mengetahui tentang definisi brosur yakni suatu buku dengan halaman kecil yang diterbitkan dengan tujuan menyampaikan pesan sesuai dengan keinginan.

Lalu bagaimana dengan slogan? definisi dari slogan sendiri adalah rangkaian kata yang sangat pendek dan mencolok, yang bertujuan untuk menyampaikan suatu informasi. Maka disini jelas bedanya bahwa slogan hanya berupa kalimat saja, sedangan brosur berupa buku.

Perbedaan lainnya antara keduanya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Slogan bertujuan untuk menyampaikan pesan dan untuk diingat, sedangkan brosur lebih luas yakni untuk menyampaikan suatu informasi yang singkat tetapi lengkap.
  • Dalam brosur bisa terdapat slogan didalamnya, tetapi mustahil untuk slogan terdapat brosur.
  • Slogan bisa berupa motto, sedangkan brosur lebih berupa penjelasan lengkap yang tidak tersirat.

Kini pasti Anda sudah paham bahwa keduanya memang adalah hal yang berbeda. Contoh dari slogan yang paling terkenal adalah milik Yamaha, yakni “Semakin didepan”. Slogan tersebut pasti sudah sangat melalang buana dalam dunia bisnis.

Tentu hal tersebut sangat singkat tetapi membekas pada setiap pikiran konsumen dan secara tidak langsung menanamkan keyakinan bahwa produk dari motor tersebut sangat modern dan berkualitas. Berbeda dengan brosur yang isinya lebih luas dan merupakan sebuah buku.

Perbedaan Brosur dengan Poster

Perbedaan-Brosur-dengan-Poster

Selain sering rancu dengan slogan, media yang satu ini juga sering disamakan dengan poster. Padahal keduanya tentu berbeda. Perbedaan antara keduanya secara jelas antara lain:

  • Jika dilihat dari definisinya, poster adalah suatu kalimat yang disertai dengan gambar. Fungsinya adalah menarik perhatian pembaca dan menyampaikan suatu informasi atau himbauan.
  • Bagaimana dengan brosur? Sedangkan brosur berbentuk buku dengan jumlah halaman yang sedikit dan bertujuan untuk menyampaikan informasi tertentu.
  • Umumnya, poster disebarluaskan dengan cara ditempel pada dinding-dinding, pohon, tiang, dan lain sebagainya. Berbeda dengan brosur, umumnya dibagikan kepada orang-orang secara langsung.
  • Poster dapat digunakan untuk banyak orang sedangkan brosur lebih bersifat hand-to-hand.
  • Poster lebih dominan gambar sedangankan brosur umumnya lebih dominan tulisan
  • Desain poster dibuat menarik dari segi font untuk menarik orang mendekat dan membaca dimana poster tersebut ditempel sedangkan brosur menarik dari segi isi dan informasi didalamnya untuk membuat orang membaca hingga halaman terakhir

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membayangkan suatu poster yang ditempel pada dinding tentang suatu kompetisi. Maka Anda bisa memperhatikan bahwa poster dibuat dengan semenarik mungkin agar orang mau mendekat dan membacanya.

Sedangkan brosur, misalnya adalah tawaran untuk mengikuti kelas kursus yang mana menjelaskan kelemahan dan kelebihan kursus disana. Brosur diberikan dari tangan ke tangan.

Cara Membuat Brosur yang Bagus dan Keren

Cara-Membuat-Brosur-yang-Bagus-dan-Keren

Sudah jelas bahwa tujuan membuat brosur adalah untuk menyampaikan suatu informasi hingga membuat orang tergerak untuk memakai atau membeli produk atau layanan yang ditawarkan. Hal tersebut akan susah jika brosur yang Anda buat tidak meyakinkan dan kurang bagus.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara membuat brosur yang keren dan juga bagus. Sebenarnya simpel saja, yang harus Anda perhatikan dan ikuti adalah hal-hal yang termasuk dibawah ini:

1. Singkat tetapi tetap informatif

Pada brosur, Anda memang memungkinkan memberi tahu informasi sebanyak yang bisa Anda berikan. Untuk satu produk atau profil perusahaan yang dijelaskan, akan cukup dengan banyaknya halaman yang ada.

Tetapi, Anda harus tetap membuatnya sepadat mungkin. Hal ini untuk menghindari kemonotonan dan bertele-tele.Seandainya ada informasi yang lebih lanjut yang ingin diketahui pembaca, maka ia bisa menghubungi contact person. Maka dari itu jangan lupa menyediakan CP atau contact person, ya.

2. Mengatur tulisan pada konten

Langkah selanjutnya dalam cara buat brosur yang bagus adalah mengatur tulisan di konten brosur Anda. Dalam hal ini yang termasuk dalam pengaturan konten bisa berupa gaya font, ukuran, text box, point, dan juga infografis.

Usahakan memilih font yang enak dibaca dan juga dengan ukuran yang tidak terlalu kecil. Anda tidak perlu banyak-banyak membuat tulisannya, selagi itu cukup informatif maka tidak perlu bertele-tele.

3. Memperhatikan judul yang dipakai

Anda pasti tidak mau brosur yang sudah Anda desain dengan bagus kemudian ditinggalkan karena judul brosurnya yang tidak menarik, bukan? Tentu ini sangat disayangkan karena artinya Kita telah membuang banyak waktu, uang dan tenaga.

Ini adalah point penting yang harus Anda perhatikan selanjutnya. Karena bagian teks ini adalah bagian pertama kali yang akan dibaca oleh pembaca, maka buatlah judul yang menarik hati dan membuat pembaca ingin melanjutkan bacaannya.

Tips untuk membuat judul yang menarik bisa Anda lakukan dengan cara menyisipkan kata kunci permasalahan yang ingin dipecahkan atau ingin diketahui oleh konsumen. Hal ini sangat efektif dan sudah populer bagi mereka yang expert.

Misalnya, masalah konsumen adalah berat badan, mungkin Anda bisa membuat judul brosur “Ingin menurukan 15kg dalam 30 hari?” dan lain sebagainya. Itu akan membuat konsumen lebih cepat tertuju dan tertarik untuk membacanya.

4. Menyebutkan keuntungan yang akan didapatkan dari produk yang Anda tawarkan

Percuma Anda menawarkan sesuatu tetapi Anda lupa untuk mencantumkan apa saja keuntungan yang akan didapatkan oleh calon pembeli. Maka dari itu, Anda juga harus mencantumkan berbagai benefit yang akan didapatkan ketika menggunakan jasa layanan atau produk yang coba Anda tawarkan.

Jangan lupa meletakkan point keuntungan ini ditempat yang terlihat misalnya pada dalam text box, dalam bullet bullet point, dan lain sebagainya. Jangan sampai pembaca melewatkan bagian yang satu inMemeriksa kembali tulisan yang telah Anda buat

Jangan lupa untuk memeriksa teknis dan juga isi tulisan yang telah Anda buat pada brosur Anda. Jika poster ruhnya umumnya adalah gambar, maka berbeda dengan brosur yang terpenting adalah tulisannya. Maka jangan sampai ada kesalahan-kesalahan yang tidak seharusnya.

Kesalahan yang umumnya sering terjadi adalah typo, kesalahaan ejaan, salah atau tertukar penyebutan produk, salah pemilihan kata sehingga makna yang disampaikan tidak sesuai, dan lain sebagainya.

5. Menyantumkan call to action

Call to action adalah sebuah bagian brosur yang membuat pembaca brosur segera mengambil tindakan atas apa yang baru saja dibacanya. Jika Anda tidak menyantumkan ini, ditakutkan pembaca Anda hanya berada pada tahap tertarik saja tanpa melakukan pembelian atau aksi yang nyata.

Kata-kata yang bisa berupa call to action itu misalnya adalah, “hubungi Kami sekarang di 08xxxx” atau “pesan sekarang melalui website”, dan lain sebagainya. Anda juga bisa membuat penawaran khusus untuk membuat calon pelanggan semakin yakin untuk menghubungi Anda sesegera mungkin.

6. Menonjolkan penawaran spesial Anda

Apabila saat akan menerbitkan brosur Anda memiliki penawaran atau diskon, maka Anda bisa menjadikannya highlight point atau hal yang bisa Anda tonjolkan pada brosur tersebut. Tentunya ini membuat para pembaca semakin tertarik untuk mengetahui tentang produk itu.

Anda dapat membuat ballon text berupa tulisan persen diskon yang Anda tawarkan, mencoret harga asli dan dibandingkan dengan harga yang dipromosikan, dan lain sebagainya. Lagipula, teknik tentang diskon ini juga sudah ada ilmunya dan memang terbukti membuat pembaca tertarik.

7. Mengetahui tentang pembaca Anda

Melakukan riset tentang target pembaca juga hal yang penting dilakukan jika ingin brosur yang Anda buat berhasil. Misalnya, motor honda keluaran terbaru ditargetkan untuk kalangan menengah. Maka, Anda bisa melakukan riset tentang hal apa saja yang menarik para pembeli pada target Anda.

Jika Anda salah target ataupun tidak melakukan riset terlebih dahulu, maka ditakutkan Anda hanya akan membuang-buang tenaga dan juga pikiran. Maka dari itu, point nomer sembilan ini juga tidak boleh Anda abaikan sama sekali.

8. Informasi yang diberikan harus relevan

Relevan maksutnya disini adalah nyambung. Isinya runtut dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan selanjutnya, hal ini bisa berupa:

  • Informasi tentang dimana letak perusahaan Anda berdiri
  • Produk atau pelayanan apa yang ditawarkan
  • Cara menghubungi Anda
  • Detail informasi produk
  • Dan lain sebagainya

Jangan sampai mencantumkan informasi yang tidak relevan. Selain akan membuat pembaca bingung, hal tersebut tidak efisien dalam segi tulisan karena membuat brosur semakin penuh.

9. Mencantumkan testimoni

Selanjutnya, Anda bisa mencantumkan hal yang satu ini. Ini adalah cara yang efektif untuk memberitahu pembaca bahwa produk yang Anda tawarkan memang terpercaya dan juga telah efektif dalam menghasilkan yang sesuai dengan target.

Misalnya, Anda sedang menawarkan jasa kursus pelatihan kerja untuk memudahkan calon pendaftar pekerjaan memasuki lowongan kerja yang ada. Maka Anda bisa mencantumkan testimoni anggota kursus yang telah berhasil mendapatkan pekerjaan.

10. Posisikan diri Anda pada posisi seandainya Anda adalah pelanggan

Hal ini sering kali dilupakan oleh para pembuat brosur. Anda harus membayangkan seakan akan brosur tersebut ditujukan bagi Anda. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk menemukan bagaimana cara membuat brosur yang sesuai dengan selera dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan.

Ukuran Brosur

Ukuran-Brosur

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana dengan ukuran brosur itu sendiri? Sebenarnya, tidak ada ukuran brosur yang baku. Ada banyak sekali ukuran yang digunakan oleh orang-orang.

Meskipun demikian, ada ukuran brosur yang umumnya digunakan oleh orang-orang, yang antara lain adalah sebagai berikut:

No Ukuran Dimensi Keterangan
1. A4 29,7 x 21 cm Paling banyak digunakan. Biasanya bisa juga dibuat dari kertas ukuran A3 yang dilipat pada bagian tengah menjadi dua bagian. (Dalam satu brosur ada 4 halaman A4)
2. A5 21 x 14,8 cm Paling banyak kedua digunakan setelah A4. Bisa dibuat dari A4 jua yang dilipat.
3. A3 29,7 x 42 cm Cocok bagi Anda yang butuh memasukan banyak konten kedalam desain. Lebih jarang digunakan dibandingkan kedua diatas.
4. DL (dimension lenghtwise) 21 x 10 Ukurannya cukup kecil dan dapat dimasukkan dalam amplop. Biasanya digunakan juga untuk ukuran buku menu.

Setidaknya, keempat itulah standart penggunaan brosur yang umumnya dipakai oleh orang-orang. Anda bisa memilih manapun sesuai dengan banyaknya konten dan juga desain yang Anda inginkan.

Kumpulan Contoh Brosur

Setelah memahami berbagai hal tentang brosur mulai dari pengertiannya, perbedaannya dengan poster dan slogan, cara membuatnya, hingga ukurannya, kini Anda harus mengetahui tentang contoh-contoh brosur tersebut.

Jika Anda melihat contohnya secara langsung, hal ini akan memberikan Anda inspirasi tentang bagaimana cara membuatnya. Langsung saja contohnya antara lain:

1. Brosur motor honda

Brosur-motor-honda

Pada brosur tersebut sangat menarik, karena ada promo yang ditonjolkan secara langsung kepada pembaca. Desainnya juga bagus dan menggunakan warna yang menarik perhatian mata.

2. Contoh Brosur makanan

Contoh-Brosur-makanan

Brosur makanan diatas menggunakan format DL. Dengan tujuan yang jelas yakni menawarkan berbagai produk yang tersedia direstaurant lengkap dengan harganya.

3. Contoh Brosur laundry

Contoh-Brosur-laundry

Selain memiliki pemilihan warna yang menarik, kontennya pun jelas dan juga relevan. Maka dari itu cocok digunakan sebagai contoh brosur yang bagus untuk dicontoh.

4. Brosur sekolah

Brosur-sekolah

Contoh berikutnya adalah brosur untuk menginformasikan tentang pembukaan pendaftaran siswa baru pada sekolah. Informasi yang dicantumkan jelas berserta dengan contact person yang bisa dihubungi.

5. Contoh Brosur perumahan

Contoh-Brosur-perumahan

Ini adalah contoh brosur yang menawarkan perumahaan. Informasi yang diberikan jelas dan tepat sasaran, dan tentunya menarik.

6. Brosur apartemen

Brosur-apartemen

Desain brosur apartermen yang satu ini sangat simpel. Ini adalah bagian depannya yang menggambarkan apartermen tersebut sekaligus dengan fasilitas apa saja yang akan Anda dapatkan.

7. Contoh Brosur berbahasa inggris

Contoh-Brosur-berbahasa-inggris

Brosur ini menggunakan bahasa Inggris. Dari segi desain sangat menarik dan juga eye catching, selain itu fontnya dibuat jelas sehingga tidak akan menyusahkan ketika dibaca.

8. Brosur bimbel

Brosur-bimbel

Pada bagian brosur bimbel yang diberikan ini adalah testimoni keberhasilan bimbel membawa anak didiknya ke perguruan tinggi. Ini adalah point yang menarik karena akan meyakinkan pembaca tentang kualitas bimbel tersebut.

9. Brosur pinjaman uang

Brosur-pinjaman-uang

Ini adalah brosur pinjaman uang kredit mikro di bank BCA. Tabel yang berisikan tenor dan jumlah uang yang dipinjamkan ini sangat to the point dan tepat sasaran.

10. Contoh Brosur lowongan kerja

Contoh-Brosur-lowongan-kerja

Brosur yang berupa selebaran ini adalah lowongan pekerjaan di bank BRI. Ada gambar yang mendukung serta point point terkait persayaratannya yang jelas sehingga akan memudahkan calon pelamar mengerti kualifikasi yang dibutuhkan.

11. Brosur hotel

Brosur-hotel

Pada brosur hotel ini, diberikan secara jelas gambaran fasilitas yang akan didapatkan oleh pelanggan. Ada berbagai jenis tipe kamar dan juga cuplikan gambarnya yang mana meyakinkan calon pelanggan untuk memesan kamar dihotel tersebut.

12. Brosur hp

Contoh brosur HP Oppo diatas sangat sederhana tetapi juga informatif. Berupa gambaran model HP dan juga spesifikasi berserta dengan harganya.

13. Contoh Brosur catering

Brosur catering diatas juga sangat bagus. Informasi yang diberikan relevan dan tidak bertele-tele, yakni langsung pada paket menu yang ditawarkan berserta cuplikan gambar makanan yang dihidangkan.

Kini lengkap sudah pembahasan Kita kali ini terkait brosur mulai dari pengertiannya, bedanya dengan slogan dan poster, cara membuatnya, ukuran yang awam digunakan, dan juga contoh riilnya penggunaan brosur diberbagai perusahaan dan bidang. Semoga artikel tentang contoh brosur ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *