100+ Kumpulan Puisi Guru Singkat, 3 Bait, 4 Bait, Haru, Bahagia

22 min read

puisi guru

Hadiah indah yang biasa diberikan peserta didik kepada sang guru adalah puisi. Memang hadiah berupa puisi merupakan pemberian yang dapat membekas di hati. Tidak heran jika puisi guru sering dicari oleh peserta didik, apalagi saat hari Guru nasional tiba.

Namun, puisi bertema guru tidak hanya digunakan sebagai hadiah saja sebab peserta didik juga sering menerima tugas untuk membuat puisi dengan tema ini. Mungkin Anda juga salah satu dari mereka yang sedang diberi tugas atau lagi cari puisi, maka Anda bisa menjadikan puisi berikut sebagai referensi.  

Daftar Isi

Kumpulan Puisi Guru

1. Puisi Guru SingkatPuisi-Guru-Singkat

Puisi singkat ini cocok untuk anak SD yang hendak memberikan hadiah puisi kepada gurunya. Karena selain singkat, puisi berikut juga sangat mudah dipahami dan dihafalkan.

Guruku Sumber Ilmu Terbesarku

Guruku…

Kau bagaikan cahaya di balik sesatku di dalam kegelapan

Yang membimbingku untuk bisa keluar dan menghadapi dunia

Cahaya yang kau beri adalah ilmu yang abadi

Sumber ilmu terbesarku yang tidak akan pernah mati

Sabarmu dalam mendidikku setiap hari, patut ku syukuri

 

Guruku sumber ilmu terbesarku

Jangan pernah bosan untuk mengajari dan membimbingku

Karena, gelap ini tak akan bisa ku lewati tanpa bimbinganmu

 

Ucapan terimakasihku selalu ku panjatkan untukmu

Wahai Guruku, pahlawanku selalu

Terimakasih atas jasamu yang mungkin tak kan bisa ku balas satu persatu

 

Guruku…

 

Setiap hari tak pernah lelah dan tak pernah surut semangatmu

Dengan niat mulia ingin mencerdaskan generasi muda bangsamu

Setiap hari kau bimbing aku dan tak lupa selalu beri nasehat atas salahku

 

Nasehatmu yang penuh makna akan ku ingat selalu

Hingga aku tumbuh besar akan tetap ku ingat seluruh jasa-jasamu

Yang tidak pernah lelah dan mengeluh walau kadang aku acuh padamu

 

Guruku yang ku sayangi

Ku panjatkan doa tulusku untukmu agar Tuhan selalu melindungimu

Ku pinta bukalah pintu maafmu untuk salahku yang tak bisa dihitung lagi

 

Superstar di Sekolahku

Aku menyebutnya Superstar di Sekolahku

Pagi hari sudah menungguku di depan gerbang dengan senyum menawan

Ketika aku melewati gerbang ia menyalurkan semangat besarnya kepadaku

 

Ia adalah guruku sang superstar di sekolahku

Tak pernah marah walau aku selalu mengecewakannya

Tak pernah lelah walau aku tak pandai memahami setiap pelajaran

 

Tak pernah bosan memberiku semangat walau aku sering mengeluh

Aku bersyukur kepada Tuhan telah memberi superstar di sekolahku

Aku berjanji akan belajar agar guruku sang superstar bangga kepadaku

Bu Guru, Pak Guru 

Bu guru, Pak guru

Datang pagi-pagi dengan sepatu kulit yang berkilau

Berdandan rapi pakai minyak wangi yang harum sekali

 

Bu guru, Pak guru

Ketika lonceng masuk berbunyi segera pergi ke kelas

Dengan tas dan buku bertumpuk untuk mengajar

 

Bu guru, Pak guru

Ketika suara sepatumu sudah terdengar

Kami bubar dan duduk rapi di bangku dengan senyum yang lebar

 

Masuk dengan salam tapi sesekali dengan wajah garang

Membuat jantung jadi berdetak tak karuan

Takut jika ada marah yang benar-benar besar

 

Bu guru, Pak guru

Meskipun marah tapi aku tetap sayang

Karena bu guru dan pak guru selalu mengajariku dengan menyenangkan

2. Puisi Guru Pahlawanku

Puisi-Guru-Pahlawanku

Tak sedikit puisi yang mengagungkan guru karena jasanya sangat besar untuk mencerdaskan para generasi muda. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang hingga kini terus berjuang di seluruh dunia. Berikut ini contoh puisi guru sebagai pahlawan yang mencerdaskan anak bangsa.

Pahlawan Ilmu

Mungkin dunia akan menjadi sebuah tempat yang tak pernah terisi tanpa kehadiranmu

Akan banyak kekosongan, kegelapan dan kehampaan di dalamnya

Takkan ada hal yang bisa kami perbuat, bahkan kami tak akan memiliki tempat

 

Namun, karena adanya engkau wahai pahlawan ilmu

Kini dunia seperti pelangi indah yang menghempaskan mendung dan hujan

Memberikan warna-warni dalam gelapnya kehidupan

 

Dengan goresan ilmu yang sempat dianggap hanya sebuah bualan

Kini kau mampu merubah kenyataan

Bahwa, karena ilmu yang kau berikan dapat memberikan jalan

 

Terimakasih guruku

Terimakasih Pahlawan Ilmu

Ku ucapkan dari dalam lubuk hati yang terdalam untuk engkau yang terus berjuang

 

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Siapa gerangan, pahlawan tanpa tanda jasa itu?

Yang memberi ilmu tanpa memilih murid ini dan itu

Tujuannya hanya satu, anak bangsa menjadi generasi yang bermutu

 

Ia adalah guru

Yang mendidik dan memberi ilmu dengan ikhlas dan tulus

Setiap nadanya memberi dorongan untuk terus melangkah melawan waktu

 

Setitik keringatnya, menjadi tanda dari sebuah perjuangan yang begitu berat

Meskipun begitu, ia tak pernah sekalipun patah semangat

Dengan langkah yang mantap ia selalu memberikan nasehat

 

Aku tak bisa membalas jasanya yang terlampaui besar

Yang ku bisa hanyalah mengucapkan terimakasih atas perlakuannya yang sabar

Terimakasih atas perjuanganmu untuk mendidikku yang selalu punya keluhan besar

Jasa Pahlawanku

 Jika dunia tidak memiliki matahari, maka hanya akan ada beku yang menyatu

Jika dunia tidak memiliki pelangi, maka warna dunia hanya akan ada satu

Sama seperti jika tak ada guru, maka dunia tak akan memiliki ilmu

 

Ia seperti setitik cahaya yang menjadi sebuah harapan dalam kegelapan

Ia seperti teman yang menjadi pendamping dalam kesepian

Ia seperti bunga yang menjadi pengisi taman penuh kehampaan

 

Jasanya bagaikan lentera disetiap langkahku

Bagaikan pengetahuan bagiku yang tak berilmu

Yang takkan pernah sirna walau ombak menghatammu

 

Walau angin berebut untuk menerbangkanmu

Kau akan tetap berdiri dengan segenap kekuatan untuk tujuan mulia

Wahai pahlawanku, jasamu kan ku kenang selalu

Pahlawanku Guruku

Pahlawan proklamator, dia adalah Soekarno

Pahlawan emansipasi wanita, dia adalah Kartini

Pahlawanku dalam mencerdaskanku, dia adalah guruku

 

Khatam berhitung, bisa membaca, pandai menulis karena guruku

Pandai matematika, pintar berbahasa, cerdas merangkai kata karena guruku

Tahu gravitasi, mengerti rumus kimia, dan paham teknologi karena guruku

 

Banyak ilmu yang ia berikan padaku yang buta aksara

Banyak pengetahuan yang ia berikan padaku yang kosong

Memberikan warna-warni untuk diriku yang polos

 

Kini aku mengerti,

Dialah yang membuatku bisa berkarya

Dengan bekal ilmu pengetahuan yang diberikan

 

Dulu aku tak pernah siap, tapi kini aku percaya bahwa aku sudah siap

Siap menyongsong masa depan yang penuh tantangan

Semua karena pahlawanku, guruku

3. Puisi Guru TercintaPuisi-Guru-Tercinta

Untuk orang tercinta dan berjasa, masih banyak hadiah yang bisa diberikan tanpa harus berlabel harga. Contohnya saja puisi guru tercinta yang tak berlabel namun lebih istimewa dibandingkan yang bernominal. Anda bisa membaca beberapa puisi dengan tema guru tercinta di bawah ini.

 Doamu adalah Kekuatanku

 Guruku, bolehkah aku meminta kepadamu?

Doakan kami semua, agar kelak dapat mencapai kesuksesan

Menjadi orang yang berguna untuk negeri tercinta dan bisa membanggakan orang tua

 

Doamu adalah hal yang kami butuhkan wahai guruku

Karena, doamu adalah kekuatanku untuk mewujudkan sepotong harapan

Untuk menjalankan banyak kebaikan dalam kehidupan

 

Guruku, doakanlah kami anak didikmu ini

Doakan masa depan kami yang masih jauh berada di ujung asa

Masih berwarna abu-abu belum tentu hitam dan juga putih

 

Kami ingin menjadi orang yang sukses, tak hanya di dunia tapi di kehidupan yang abadi

Ingin memberikan hadiah berupa kebanggaan kepada orang tua kami

Ingin berhasil, ingin menjadi cerita bahagia yang mampu menginspirasi

 

Karena itu, kami mohon dengan penuh hormat atas doa-doamu yang tulus

Sebutlah nama kami pada setiap doa yang kau panjatkan pada Tuhanmu

Pada setiap malam ketika kau duduk bersimpuh dan tangan menengadah

 

Mohonlah pada Tuhan,

Semoga kami semua menjadi secercah cahaya di malam yang temaram

Surat Cinta untuk Guruku

Salam sayang aku sampaikan, pada pelita dunia yang sangat berjasa

Ku kirim jutaan rindu dan terimakasih melalui goresan tinta hitam ini

Sebagai surat cinta untuk engkau yang terkasih wahai guruku

 

Ketika kau mulai membuka surat ini, ku berharap kebahagiaan selalu menyertaimu

Ketika kau mulai membaca surat ini, ku harap kehangatan menyelinap dalam hatimu

Dan ketika kau tahu maksud surat ini, ku harap kau tersenyum karena mengingatku

 

Surat cinta ini ku kirimkan, karena aku malu berucap melalui lisan

Pilihan terbaikku adalah menyampaikannya melalui sebuah tulisan

Dan membayangkan kau membacanya dengan seutas senyuman

 

Ahh… Kenapa aku bisa lupa tentang niatku sebenarnya?

Kala aku menulis surat cinta ini, ada hal kecil yang ingin aku ucapkan

Beribu terimakasih yang belum sempat aku berikan

 

Rasanya aku sungguh mengecewakan karena tak mampu ucapkan dengan lisan

Namun, aku tahu kau takkan marah karena kau guruku yang penuh cinta

Maka terimalah surat cintaku untuk guruku dan terimalah ucapan terimakasihku ini

Pelangi itu adalah Guruku

Seorang yang berdiri di depan kelas itu adalah sang pemberi ilmu

Tampak seperti pelangi yang hadir setelah terpaan hujan yang pilu

Yang selalu datang untuk memberikan pengetahuan tentang ini dan itu

 

Guruku,

Selalu memberikan apa yang aku butuhkan tanpa harus aku meminta

Ia mengajarkan segala hal tentang kebaikan untukku yang buta

 

Tak pernah lupa pula ia selalu mengingatkan hal benar dan salah

Hingga aku mengerti benar harus kuperjuangkan

Dan salah tentu harus aku jauhkan

 

Pelangi itu adalah guruku

Datang untuk meginspirasi dan terus memotivasi

Agar aku terus melangkahkan kaki dan bekerja keras hingga buah manis aku dapati

 

Pelangi itu adalah guruku

Siap sedia ketika kala ku tak mampu melangkah karena putus asa

Mendorongku untuk bisa bangkit dan terus bertahan melawan dunia

 

Pelangi itu adalah guruku

Selalu senantiasa mengajarkanku untuk berbagi

Selalu senantiasa mengajarkanku untuk membantu dan mengasihi

4. Puisi Guru Bahasa JawaPuisi-Guru-Bahasa-Jawa

 

Anda juga bisa membuat puisi dari bahasa daerah lho, salah satunya puisi menggunakan bahasa Jawa atau Bahasa Sunda. Meskipun menggunakan bahasa daerah, makna puisi bisa tersampaikan dengan baik pula. Jika masih bingung, Anda bisa membaca puisi berbahasa jawa di bawah ini.

Guruku Pepujanku

Guru

Mung sliramu seng dadi pepujan ing uripku iki

Paring ilmu ingkang sae ora nyawang waktu

Aku ora bakal bisa lali marang kabeh perjuangan lan jasa-jasamu

 

Guru

Swaramu tansah dak elingi tekan mbesuk

Pututurmu marang aku ora bakal dak lali terus dak elingi

Ndadekna aku manungsa seng nduweni budi pekerti

 

Guru

Wayah isuk pithik kluruk sliramu teka

Panase srengege ing awan ora ndadekne sliramu sungkawa

Esem lan dongamu ndadekne aku mangerti akeh isine ndonya

 

Guru

Kesele ragamu ora bisa dak rasa

Opo maneh laraning atimu tansah ditampa

Nanging sliramu panggah sareh ugo prasaja bimbing aku teka aku bisa

 

Duh guru

Guruku  kudu ditiru, ora malah ditinggal turu

Guruku kudu digugu, ora banjur dilarani opo maneh diguyu

Hei tulung ngertiya!

 

Seng ditiru yaiku solah bawane, seng digugu yaiku pitutur becike

Nanging kasunyatane?

Aku kelingan pituture para pujangga sing ana ing donya

Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa lan tut wuri handayani

 

Mugi guruku,Terus pinaring berkahe gusti kang murbeng dumadi

Guruku pepujanku

Ora ana seng bisa genteni ikhlaseng atimu marang aku lan kanca-kancaku

Aku mung bisa matur sembah nuwun kagem sedaya jasa-jasamu

 

Guru Dalan Uripku

Sapa seng ngiro, sapa seng ngipi

Gusti gawe lakuku ing dina iki dadi abdining bumi pertiwi seng tak tresnani

Nggawe landep pikiring bocah-bocah seng ana ing negeri iki

 

Kudu bisa digugu lan ditiru

Mestine digugu pangucapane lan ditiru tumindak becike

Supaya ora nggawe nyacadi jenenge guru ing donya iki

 

Nadyan guruku tau kolo-kolo nggawe abang kuping iki

Mergo tumindakku seng ora becik ing dina-dina

Nanging panggah dak tampa kanti lilaning ati

 

Aja nganti sepi ing kawaruh

Aja pisan-pisan pikire landep dengkul

Cancut taliwanda, adus kringet aku lila kanggo majuning negara

Paling Sabar

Nalika mbiyen aku sekolah, ana guru paling sabar

Yen aku salah ora nesu apa maneh mara tangan

Nanging pitutur apik seng metu agawe aku sadar

 

Guruku seng paling sabar

Nadyan aku dudu putrane, nanging guruku panggah nresnani

Nadyan aku dudu anake, nanging guruku panggah tlaten

 

Guruku seng paling sabar

Panjenengan paring wanti-wanti marang aku

Kanggo urip bisa mulya lan mukti

 

Aku mung bisa nyuwun marang Pangeran

Muga panjenengan terus sehat lan diparingi kesabaran

Muga panjenengan tansah pinaringan kebahagiaan

5. Puisi Guru Karya Chairil AnwarPuisi-Guru-Karya-Chairil-Anwar

Puisi bertema guru yang paling terkenal adalah karya Chairil Anwar, bahkan hingga kini puisinya menjadi salah satu puisi terbaik sepanjang sejarah. Setiap kata yang tersusun dalam bait-bait puisi akan membuat hati pembaca tersentuh.

Guruku A+ 

Mataku terperosok ke depan

Ketika kamu memasuki kelas

Kamu seorang guru yang lucu

Kamu seorang guru yang keren

 

Kamu pintar, imut dan ramah

Kamu menolong kami semua

Dan jika aku harus menilaimu

Bagiku, kamu A+

Didikan Keras

 Ketika aku memasuki kelasmu, aku berpikir

Tantangan apa yang akan kau berikan padaku

 

Kamu memberikanku motivasi untuk melewatinya

Dan menolak kelemahan yang meragukan diri

 

Kamu sungguh telah membuka pikiranku

Dengan kebijakan, keras dan ketegasan

 

Kamu membantuku untuk melihat atas

Menemukan tujuan yang harus kucapai

 

Kamu mengeluarkanku dari kegalauan

Terimakasihku atas jerih payahmu

 

Apa yang kau ajarkan akan menumbuhkanku

Perhatianmu sangat menyentuh hati dan pikiranku

 

Aku akan selalu mengingat jeweranmu

Aku berharap semua guru sepertimu

Terimakasih, guru

 Terimakasih, guru

Untuk teladan yang telah kau berikan

Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan

Dan merefleksikan itu semua pada karakter dan pribadiku

 

Aku mau menjadi sepertimu

Pintar, menarik, dan gemesin

Positif. Percaya diri, protektif

 

Aku mau menjadi sepertimu

Berpengetahuan, pemahaman yang dalam

Berpikir dengan hati dan juga kepala

Memberikan kami yang terbaik

Dengan sensitif dan penuh perhatian

 

Aku mau menjadi sepertimu

Memberikan waktumu, energi dan bakat

Untuk meyakinkan masa depan yang cerah

Pada kita semua

 

Terimakasih, guru

Yang telah membimbing kami

Aku mau menjadi sepertimu

Guruku Nomor Satu

Dengan namamu yang pengasih dan penyayang

Aku bahagia karena kamu adalah guruku

Aku menikmati setiap pelajaran yang kamu ajarkan

Sebagai seorang teladan, kamu menginspirasiku

Untuk bermimpi, untuk bekerja dan untuk menggapai

 

Dengan kebaikanmu, aku memperhatikanmu

Tiap hari kamu menanamkan benih-benih

Dengan motivasi dan pengalaman hidupmu

Agar ku tahu, agar ku tumbuh dan agar ku sukses

 

Kamu menolongku mengembangkan potensiku

Aku berterimakasih untuk semua jasa-jasamu

Aku mendoakanmu tiap hari, dan aku ingin berkata

Sebagai seorang guru, kamu nomor satu!

Guru Terbaik

Para guru membuka pikiran para murid

Menunjukkan mereka keajaiban intelektual

Dan membantu mereka menggunakannya

 

Para guru melatih otot mental para murid

Melenturkan dan menguatkannya di lapangan

Agar mereka dapat mengambil keputusan bijak

 

Menemukan tujuan mereka di dunia

Dan menjadi orang merdeka

Dalam finansial dan rohani

 

Guru terbaik mempunyai cukup perhatian

Untuk mendorong dan menggugah para murid

Memaksa mereka mengeluarkan yang terbaik

Untuk memaksimalkan potensi mereka

 

Terimakasih, guru

Beberapa Guru

 Apa yang kita pelajari

Adalah suatu alat untuk melihat dunia

 

Apa yang kita pelajari

Menentukan bagaimana kehidupan kita di lingkungan

 

Beberapa guru mengajarkan kita hal-hal yang benar

Dengan pendekatan yang mudah untuk dipahami

 

Beberapa guru menciptakan suasana bahagia

Untuk menikmati semua pelajaran yang kita kerjakan

 

Beberapa guru menjadikan kita pemimpin

Agar bisa mandiri, bahagia dan sukses

 

Para guru sangat penting untuk kita

Kita akan selalu mengingat mereka

 

Kamu adalah salah satu guruku

Terimakasih atas semua ilmumu

Aku sungguh menghargaimu

6. Puisi Guru untuk MuridPuisi-Guru-untuk-Murid

Tak hanya murid saja yang bisa memberikan puisi untuk guru mereka, namun seorang guru juga bisa mempersembahkan puisi untuk muridnya. Biasanya isi puisi yang disampaikan oleh guru berisi nasehat-nasehat yang sangat berguna untuk kemajuan murid-muridnya.

Pesan Guru Kepada Murid

Muridku tersayang,

Sadarlah bahwa semesta semakin hari semakin tua, sama halnya dengan bumi

Dari waktu ke waktu lempengan bumi semakin rapuh

Bahkan rotasi bumi juga semakin cepat perputarannya

 

Muridku tersayang,

Ingatlah selalu bahwa hidup ini tentu akan berakhir

Semua akan berjalan menuju kehidupan abadi yang telah dipersiapkan

Aku hanya bisa berpesan kau harus melangkah dengan benar

 

Muridku tersayang,

Jalani hidup ini dengan menjadi sesuatu yang bermanfaat

Agar kau menjadi manusia yang berguna untuk para kerabat

Tak hanya kerabat, aku harap kau mampu menjadi kebanggaan semua umat

 

Jangan pernah lupakan pesan ini wahai muridku

Hidup hanya sekali, memang harus dinikmati tapi kau jangan lupa bekal untuk mati

Ini hidupmu kaulah yang berhak memilih

Namun, pilihlah yang terbaik

Dari Guru untuk Siswanya

 Lucunya dunia, karena kamu mengingatkanku pada diriku yang dulu

Ketika jiwa muda masih berada dalam raga dengan semangat yang membara

Tak kenal lelah dan juga tak jengah-jengah terus melangkah

 

Senyumu itu sama seperti senyumku dahulu

Penuh harapan untuk mengerjakan semua hal yang bisa ku kerjakan

Tak habis ada entah apa menerpa

 

Kamu sungguh hebat, anakku

Tak jauh berbeda dengan diriku ketika masih muda

Tak akan halangan yang bisa menghentikan, tak ada rintangan kan lemahkan

 

Jadilah hebat wahai anakku, jauh lebih hebat dari diriku

Tapi satu yang perlu kau ingat dalam benakmu

Lepaskanlah, lepaskanlah seluruh beban-beban yang tak berguna

 

Melangkahlah, melangkahlah bukan untuk masa mudamu saja

Jadilah manusia seutuhnya

Dan terus belajar selama kau bisa

Kepada Muridku

 Ayo!

Bangkitlah muridku semua, singkaplah selimut mimpi

Ketika sang fajar mulai mengintip dan mengetuk pintu hari

 

Mulailah hari dengan langkah mantap dan berani

Membawa segala hal baik dan janganlah berhenti

Teruslah berlari dan berlari hingga semua cita kau capai

 

Muridku,

Tahukah kau?

Bahwa disetiap waktu, lebatnya dedaunan ilmu tumbuh dengan cepat secepat musim berlalu

 

Namun,

Kau harus tahu, dedaunan mana yang bisa meneduhkanmu

Jika usahamu kian pantas dihambat jemu

 

Muridku,

Cobalah kau hela nafas kentalmu

Pada orang tua dan aku gurumu

 

Bahwa samudera harapan bisa dengan mudah kau selami

Puncak menara impian bisa kau jejaki

Dan gunung prestasi gemilang bisa kau daki

 

Yakinlah, bahwa sukses yang akan kau raih nanti

Adalah suatu kebanggaan dan kebahagian bagiku

Maka berjanjilah, bahwa kau bisa menggengam dunia dalam tanganmu

 

Muridku,

Meskipun masa depanmu masih dalam dua kemungkinan

Namun biarlah, utara dan selatan menjadi tawanan

7. Puisi Guru SedihPuisi-Guru-Sedih

Ada banyak momen yang membuat hati sedih, salah satunya adalah berbentuk perpisahan dengan guru yang telah banyak jasanya. Di momen tersebut Anda bisa menghadiahkan puisi yang mengungkap seluruh isi hati pada sang guru.

Tuhan akan Menjagamu

Tidak pernah terlintas dalam benakku, engkau pergi tanpa berpamitan pada kami

Bahkan, engkau pergi tanpa memberikan senyuman indah seperti biasanya

Kau pergi dengan isak tangis dan luka mendalam dari kami murid-muridmu

 

Tuhan lebih menyayangimu dan akan selalu menjagamu

Kau tak perlu takut dan berbahagialah karena ada Tuhan yang selalu ada untukmu

Kami akan selalu mendoakanmu dan mengenangmu di dalam sanubari

 

Saat ini, kami sedang berada di kelas duduk bersama menatap mejamu

Mengingat setiap candaan dan keseriusanmu yang masih terasa hingga kini

Ketika kau menegur salah satu dari kami tanpa wajah marah melainkan dengan ketulusan

 

Saat ini, kami sedang menangis merindukanmu

Menyesali semua hal nakal yang pernah kami lakukan untuk merepotkanmu

Menyesali tak pernah mendengarkan nasehat-nasehat baikmu

 

Tuhan,

Tolong jaga guruku, jangan biarkan ia menanggung luka lagi

Jangan biarkan ia menahan sakit yang ia rasa selama ini

 

Tuhan,

Jangan biarkan ia menangis lagi, berikan ia senyuman yang tak pernah hilang

Walau kami tak bisa melihatnya kami ingin ia selalu bahagia meski tak bersama kami

 

Guruku,

Tuhan akan menjagamu

Air Mata untuk Guru

 Kembali hilang bagian indah, bagian penting yang selama ini melengkapi hidupku

Terlalu cepat waktu berlalu hingga aku tak sadar ia telah mengambilmu

Bahkan waktu tak pernah mengerti bagaimana perasaanku

 

Hingga air mata kembali menetes menghiasi pipiku

Waktu memaksaku untuk melepasmu walau rasanya seperti dagingku hancur

Sampai hatiku mati rasa dan layu tak mau kembali mekar

 

Aku tak mungkin bisa menjadi seorang yang pintar

Tanpa hadirnya dirimu tentu saja itu akan menjadi hal sukar

Tanpa dirimu aksara itu takkan pernah bisa ku baca

 

Air mata ini untukmu

Kau dapat mendengar tangisnya serta gemetarnya selalu

Suaranya akan bergema pada setiap celah ruang di hatimu

Akan mengisi kekosongan yang hadir dalam rumahmu

 

Andai tiada kata berpisah, detik ini tak mungkin ku rasa resah

Andai kau masih berada dalam jangkauan penglihatanku

Hatiku tak mungkin menjerit inginkan kau kembali

 

Namun, sang Kuasa memiliki jalan untukmu

Jalan yang Dia berikan tak mungkin salah dan menyesatkanmu

Tak apa, aku lega kau bersama-Nya tapi air mata ini tetap ada untukmu guru

Tak Mau Berpisah

 Menyedihkan,

Adalah ketika harapan saat adanya pertemuan dipatahkan oleh perpisahan

Ketika ingin bersua lebih lama harus direnggut oleh waktu

 

Menyedihkan,

Ketika belum sempat berucap kebaikan, engkau telah pergi meninggalkan

Ketika belum sempat membanggakan, engkau jauh dari penglihatan

 

Aku ingin berteriak sekencang-kencangnya

Inginku berkata bahwa Tuhan tak adil bagiku yang terlanjur sayang

Pada orang tua kedua setelah Ayah dan Ibuku di rumah

 

Aku menyesal, sungguh penyesalan yang dalam

Ketika masih banyak kesempatan, kau aku acuhkan

Ketika masih banyak waktu tersisa, kau tak pernah aku harapkan

 

Aku sadar, sungguh sangat sadar

Kini hadirmu selalu ku rindukan, karena bagaikan cahaya di kegelapan

Kini hadirmu adalah sebuah harapan yang tak mungkin bisa dikembalikan

 

Aku tak ingin berpisah, itulah yang ku mau

Namun tak ada jalan lagi untuk kita bisa bertemu

Wahai pejuang ilmu, maafkan aku

 

Yang hanya bisa membebanimu dan tak pernah membanggakanmu

Ku harap kau tenang bersama malaikat-malaikat yang baik hatinya

Dan kau akan ku kenang dalam ingatan dan hati agar tak ada rasa berpisah

8. Puisi Guru untuk PerpisahanPuisi-Guru-untuk-Perpisahan

Contoh puisi selanjutnya adalah puisi guru untuk perpisahan yang pasti akan terjadi. Berikut ini ada beberapa puisi yang cocok dibaca pada acara perpisahan, Anda bisa menggunakannya atau buat sendiri dan menjadikan puisi di bawah ini sebagai referensinya.

Kerinduan untuk Guruku 

Malam tanpa bulan dan bintang, bisa kau bayangkan segelap apa

Namun, di ujung kegelapan itu kau hadir dan memberiku obor kehidupan

Meski tak bertahan hingga malam selanjutnya, tapi berguna untuk kehidupan

 

Matahari bersinar terik di siang hari, membuat panas mengkikis kesejukan

Kala itu, kau hadir dengan senyum yang memberikan sebuah keteduhan

Meski teduhmu tak bisa terus kurasa, namun tetap bermakna dalam perjalanan

 

Jasa yang kau berikan tak ubahnya kasih sayang dalam keabadian

Tak pernah mengharap adanya balasan

Karena kau adalah sebenar-benarnya pahlawan dalam kehidupan

 

Baru aku tersadar, bahwa tugasnya adalah terberat yang pernah ada

Menjadi pembimbing yang harus sempurna di mata semuanya

Karena muridmu kini telah menjadi guru sama sepertimu dahulu

 

Sungguh, kini aku merindu

Rasanya ingin bertemu dan mengulang semua hal indah denganmu

Kala teguran dan nasehatmu sempat aku abaikan dahulu

 

Aku ingin mengulang waktu untuk mendengarkanmu sekali saja

Namun, hal itu tak mungkin terjadi karena jalannya waktu tak bisa terulang kembali

Kini ku hanya bisa merindu dan berharap kau memaafkanku

Terimakasih Guru

 Terimakasih guru

Karenamu aku jadi tahu apa itu aksara dalam sebuah kata

 

Karenamu aku jadi paham apa itu logika di sela-sela hati berbicara

Karenamu kau jadi mengerti apa itu bahasa dan cara menggunakannya

 

Terimakasih guru

Atas jasa besarmu yang telah mencerdaskan aku yang dulu pernah buta

 

Atas jasa besarmu yang telah memahamkanku artinya khazanah

Atas jasa besarmu yang telah membuatku menjadi orang yang tidak bodoh

 

Terimakasih guru

Karena semua usaha yang kau kerahkan hingga peluhmu menetes dan suaramu habis

 

Aku bisa menjadi seorang manusia

Manusia yang berguna bagi sesama

 

Terimakasih guru

Kami tahu lelahmu juga tak kalah besarnya untuk mendidik

 

Kamu tahu betapa susahnya mengajari kamu yang begitu nakal

Karena itu, maafkanlah kami yang begitu banyak memiliki khilaf

 

Di hari perpisahan yang sebenarnya tak kami harapkan ini

Bukan hanya maaf saja yang ingin kami sampaikan

 

Ada rasa terimakasih yang sangat besar untukmu yang berjasa

Meskipun kami tahu, rasa terimakasih kami bukanlah hal yang pantas

 

Terimakasih kami bukanlah hal yang sepadan dengan perjuanganmu

Namun, hanya itu yang dapat kami sampaikan

 

Kami berjanji akan selalu mengingat jasamu yang luar biasa

Dan berjanji selalu mengucapkan namamu di setiap doa

Saat Perpisahan Tiba

 Tiga tahun sudah kita berlayar di samudera pengetahuan untuk menjala ilmu

Mengukir cerita indah dan juga pahit untuk menyongsong masa depan yang gemilang

Segala kenangan perjalanan meraih prestasi terkenang dalam memori dan selalu berada di hati

 

Tempat menempa diri dengan tinta hitam walau kadang tinta merah mencoret jadi saksi

Tembok putih di ruang belajar penuh kata motivasi menjadi penyemangat diri

Menjadi sebuah kisah perjuangan yang tersimpan rapi dalam peti dengan sejuta prestasi

 

Teman, ingat baik-baik kisah kita di dalam sejarah hidupmu

Bagaimana sang Guru tertatih-tatih berbagi ilmu

Dan kita patut meneruskan perjuangannya dengan melangkah di jalan yang benar

 

Tak lupa, kami ucapkan banyak terimakasih dan beribu-ribu maaf

Untuk guru-guru kami yang tak pernah lelah membimbing kami

Agar kami mampu menerjang ganasnya ombak dunia dan jurang yang dalam

 

Perkenankanlah kami untuk meminta maafmu atas segala kesalahan kami selama ini

Yang mungkin telah menggoreskan luka di hatimu guruku

Maafkanlah kenakalan kami yang banyak kami sengaja tanpa memikirkanmu

 

Guruku,

Maaf, tak bisa memberi kenangan yang membanggakan untukmu

Dan kini hanya ucapan terimakasih saja yang bisa kami sampaikan

 

Namun, kami berjanji akan menjadi orang yang membanggakan ketika kita bertemu lagi

Di hari kesuksesan kami nanti, kami tidak akan pernah melupakan seluruh jasa-jasamu

Kami akan selalu mengingatnya sebagai pengantar pada gerbang kesuksesan

 

Hari ini, hari perpisahan yang begitu berat

Harus berpisah dengan guru dan teman-teman yang pernah bergandengan erat

Saling mengisi setiap hari dan memberikan banyak sekali semangat

 

Kami sadar, di awal pertemuan pasti akan ada akhir sebuah perpisahan

Maka mari berjanji untuk tidak saling melupakan dan saling mengacuhkan

Mari berjanji untuk kembali bersua dengan segudang prestasi dan kesuksesan

9. Puisi Guru MengharukanPuisi-Guru-Mengharukan

Banyak sekali puisi-puisi yang ditujukan untuk guru, namun tak banyak yang bisa membuat haru. Jika Anda mencari puisi dengan tema guru yang mengharukan, puisi di bawah ini bisa menjadi referensi atau bisa juga Anda gunakan.

Pemberi Masa Depan

 Salam hangat kuucapkan untuk sebuah kisah dan kenangan indah

Tentang dia yang hadir sejak matahari di ufuk timur menyapa

Lalui setiap detik waktu dengan semangat yang menggebu-gebu

 

Kami datang untuk tahu dan dia datang untuk memberikan ilmu

Kami datang dengan sejuta angan dan dia datang memberikan masa depan

Dari saat ini hingga waktu berjalan ke depan kami akan terus panjatkan

 

Doa tulus untuk engkau pemberi masa depan

Semoga Tuhan kan berikan segala kebaikan

Di setiap langkah dan semua perjalanan

 

Untuk dia,

Dia

Adalah Guruku

 Ucapan Terimakasih untuk Pengabdianmu

 Aku tahu, kata-kata saja tidaklah cukup untukmu

Bahkan itu tak lebih berharga dari pada mutiara indah di lautan

Itu tak akan pernah setara atas semua jasa yang engkau berikan

 

Kata-kata ini tidaklah seindah pemandangan langit penuh bintang

Namun, lewat kata-kata ini aku bisa menyampaikan apa yang tak bisa disampaikan lisan

Yaitu, ucapan terimakasih dan maaf yang mendalam

 

Aku tahu, sebanyak apapun ucapan terimakasih ini tak bisa membalas jasa-jasamu

Tak mungkin bisa membalas semua pengabdianmu, kesetiaanmu serta kesabaranmu

Dalam mengajariku, membimbingku, mendidikku hingga aku menjadi tahu

 

Serta, maafkanlah atas segala khilafku yang sudah pasti mengecewakanmu

Semua hal yang memicu kemarahanmu dan tidak sesuai harapanmu

Aku ingin tetap menjadi pelita dan murid bagimu

 

Agar duniaku tetap bersinar walau mendung kadang menyapa

Walau gelap kadang menenggelamkan

Karena ada cahaya ilmu yang abadi darimu guruku

 

Terpujilah Wahai Guruku

 Sebelum kau terpuji, kau lewati dahulu hal-hal yang menguji

Kesabaran seolah dalam jeruji besi, padahal tak ada satupun yang mengkaji

Menunggu dan terus menunggu dengan kesabaran hati

 

Menjadi tauladan adalah hal yang sangat sulit

Menjadi mediator adalah hal yang sangat pelik

Menjadi motivator juga merupakan hal yang rumit

 

Jangan berandai,

Bahkan engkau dituntut untuk selalu pandai dan menilai dengan piawai

Agar kelak masa depan ada yang mereka tuai

 

Guru, sosok yang tak pernah haus citra

Tujuannya hanya ingin membaikkan citra

Selalu disangka gila harta dan mendidik sekedar bisa

 

Salah, itu salah besar

Bukan, itu bukan guru

Karena guru harus membaca agar mampu mengaca

 

Guru memiliki kewajiban untuk menulis, agar ia tak pernah dipandang miris

Guru harus bisa berkarya, agar tetap dipenuhi oleh cinta

Guru harus bisa segalanya, itulah tuntutan besar dari mereka

 

Tepikan semua ragu di hatimu,karena engkau bukanlah benalu

Ketahuilah, bahwa tempat terhormat tidak selalu pangkat

Ukuran harga tidak terletak pada tingginya harta

 

Melainkan pada jasa-jasa yang mulia dengan tekad mencerdaskan anak bangsa

Meskipun kau telah tiada, namun ilmu tetap tinggal menjelma dalam kenang yang mulia

Terpujilah wahai Ibu Bapak Guru

Semoga Jasamu Terbalaskan

 Guru,

Engkau bagaikan cahaya di kegelapan yang gulita

Engkau bagaikan mentari indah di pagi-pagi buta

 

Guru,

Jasa besarmu takkan pernah kulupa

Sabarmu mengajariku akan tetap terjaga

 

Akan aku ingat perjuanganmu untuk membuatku tak buta aksara

Walau kadang aku tak mau menerimanya

Walau kadang aku tak bisa untuk mencernanya

 

Guruku,

Semoga seluru jasa muliamu terbalaskan

Suksesku akan kujadikan hadiah untukmu yang membanggakan

 

Akan ku raih semua impian

Akan ku kejar semua yang menjadi harapan

Karena aku ingin membuktikan kau tak pernah salah mengajarkan

Kumpulan Puisi Guru Lainnya

 1. Puisi Guru PendekPuisi-Guru-Pendek

Tidak sedikit orang yang membuat puisi yang panjang, namun ada juga yang membuatnya menjadi pendek. Tidak heran jika puisi pendek sangat digemari, karena meskipun jumlah katanya tidak banyak isi pesan tetap tersampaikan.

Kenangan Indah

 Setiap masuk kelas, tak lupa ia membawakan hal yang baru

Hingga kami selalu menunggu-menunggu

Tak pernah datang terlambat ia selalu menjadi yang terdahulu

 

Aturan waktunya sungguh akurat

Pelajaran yang ia sampaikan pun penuh dengan variasi

Dengan Beragam jenis aksi hingga kami terus mengawasi

 

Teriakan, tepuk tangan canda dan tawa

Bahkan ada nyanyian pula yang bergema

Sungguh guru yang menyenangkan membuat seisi kelas bergembira

 

Tak lupa ia memberi semangat yang membara

Dan mendorong kami agar tak takut mencoba

Dengannya kelas menjadi penuh tawa dan bernyawa

 

Oase di Pandang Pasir

 

Kering kerontang, haus melanda

Padang pasir tak ada ujungnya

Panas kian hari kian membara

 

Sanggupkah aku dengan hidup berat ini?

Pertanyaan demi pertanyaan datang menghampiri

Membuat hati ini kian hari ingin mati

 

Namun, di ujung sana ada secercah harapan

Oase di Padang Pasir yang penuh kesejukan

Membuatku ingin terus melangkah meraih masa depan

 

Siapa dia, siapa oase itu?

Pembawa ilmu yaitu guru

 

Perpisahan untuk Guruku

 Sepanjang masa, ini menjadi hari tersedih dalam hidup kami

Harus segera berpisah dengan orangtua kedua kami

Yang telah memberikan banyak hal yang menjadi kebutuhan kami

 

Kami tak ingin menangis, namun air mata dengan gencar turun sendiri

Mengingat satu persatu kenangan indah yang telah terlewati

Ingin kamu ulang lagi tapi waktu tak mau berhenti

 

Pilu rasanya sangat pilu, harus meninggalkan tempat nyaman ini

Kami enggan pergi namun pendidikan yang lebih tinggi sedang menanti

Dan jika kami tetap di sini, guruku pasti sudah tak mau lagi

 

Di hari perpisahan ini, kami akan sampaikan sesuatu yang tak pernah tersampaikan

Karena kami malu untuk mengucapkannya secara lisan

Tolong baca goresan tinta kami ini karena kami hanya mampu membuat sebuah tulisan

 

Terimakasih guruku

Telah membimbing kami hingga sebesar ini

Sudah waktunya kami pergi untuk mengejar mimpi besar kami

2. Puisi Guru 8 BarisPuisi-Guru-8-Baris

Puisi 8 baris merupakan puisi yang terdiri dari 8 baris saja, apabila dalam satu bait dalam puisi Anda isi dengan 8 baris maka puisi tersebut termasuk dalam jenis puisi oktaf atau stanza. Anda ingin mencoba membuat puisi 8 baris? Mari lihat contoh puisi guru 8 baris yang ada di bawah ini.

Oh Guruku 

Oh Guruku,

Kau sangat berjasa kepadaku

Menjadikan aku bisa membaca dan memiliki ilmu

Menjadikan aku mengenal aksara dan bisa memahami buku

Sungguh tiada yang bisa menandingimu

Dalam sabar dan setia untuk terus mengajariku

Teruskanlah perjuanganmu untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa

Aku juga akan meneruskan perjuanganmu untuk membagi ilmu yang tiada habisnya

Guruku Tersayang

Guruku tersayang,

Kau tahu aku tak buta tapi mengapa ada gulita yang melanda

Kau tahu aku tak bisu tapi mengapa tak bisa bertegur sapa

Kau tahu aku tak tuli namun mengapa dunia terasa tak bersuara

Kau tahu aku tak lumpuh namun mengapa tak bisa melangkah

Tolonglah aku wahai guruku

Selamatkanlah aku dari dari gulita ini

Bantu aku untuk bisa bertegur sapa, mendengar suara dan terus melangkah

Apa Jadinya Aku Tanpamu?

 Aku bertanya, apa jadinya aku tanpamu?

Tentu aku menjadi orang yang bodoh dan tak berilmu

Akan ada huruf yang tak pernah bisa ku baca

Akan ada angka yang tak pernah bisa ku hitung

Akan ada bahasa yang tak bisa aku mengerti sama sekali

Akan ada banyak hal yang akan meninggalkanku

Sungguh Tuhan maha baik, mengirimmu untukku

Mengirim pejuang ilmu yang selalu mengajariku

3. Puisi Guru 2 BaitPuisi-Guru-2-Bait

Tahukah Anda bahwa ada salah satu jenis puisi yang hanya memiliki jumlah bait 2 saja? Puisi guru 2 bait termasuk dalam puisi pendek atau puisi singkat. Berikut ini Anda bisa menemukan puisi bertema guru dengan 2 bait saja, silahkan menyimak.

Cita-citaku

 Anganku telah melayang menuju masa depan

Harapan terbesarku ingin menjadi seorang guru

Guru adalah pejuang pendidikan yang berada di garda depan

Dari muda hingga tua ia terus berbagi ilmu tanpa pamrih

 

Aku akan terus berusaha untuk sukses menggapai cita-cita

Tak akan pernah lelah untuk memburu ilmu

Aku tak akan berpangku tangan saja

Demi tercapainya cita-citaku

Guruku Hebat

Bagaimana tidak hebat

Kegiatan paginya bagai kesimpulan yang hemat

Bangun harus tepat

Mandi pun harus cepat

 

Guruku hebat

Pagi-pagi buta sudah harum mewangi

Segera bergegas untuk menjemput para pelangi

Kemudian mengantarkannya meraih mimpi hanya untuk ibu Pertiwi

Sang Guru

 Kau bukan orangtuaku

Tapi kau membimbingku lebih dari orangtuaku

Guruku

Meskipun upahmu tak seberapa kau tidak pernah memikirkannya

 

Meskipun harus bersiap dari pagi buta, bahkan pulang ketika petang tiba

Kau tetap semangat tak pernah merasa lelah

Inginku beri berlian, namun yang ku punya hanyalah ucapan

Terimakasih sang guru atas segala ilmu yang telah kau berikan

4. Puisi Guru 3 BaitPuisi-Guru-3-Bait

Selain puisi dengan 2 bait, Anda juga bisa menemukan puisi guru 3 bait karena banyak juga yang menciptakannya. 3 baityang dicantumkan dalam sebuah puisi beragam, ada yang terdiri dari 2 baris ada pula yang berisi 3 baris. Sedangkan contoh puisi di bawah ini terdiri dari 3 baris dalam 1 baitnya.

Ibu Guruku Tersayang

 Ibu guru

Kau telah mendidikku dan telah menasehatiku

Ketika aku senang maupun dalam keadaan yang membingungkan

 

Ibu guru

Engkaulah sejatinya pahlawan setelah kedua orangtuaku

Sejatinya pahlawan yang mencerdaskan dalam hidupku

 

Ibu guru

Terimakasih banyak atas segala hal yang telah kau berikan

Banyak ilmu pengetahuan yang aku dapatkan dan juga pengalaman yang mengesankan

 

Panutanku

 Bapak, Ibu guru

Kau adalah panutanku, pembimbingku, pengajarku dan pendidikku

Guru, kata orang kaulah orang yang harus digugu dan ditiru

 

Digugu perkataanmu dan ditiru perbuatan baikmu

Tanpamu, bangsa ini tak akan memiliki aset yang berharga

Tak akan ada generasi penerus bangsa yang berpengetahuan dan berilmu

 

Tak akan ada yang mampu membawa perubahan pada bangsa

Sungguh aku bangga kepadamu wahai panutanku

Teruslah berjuang dan aku akan meneruskan perjuanganmu

Jasamu, Guru

Guru,

Dirimu hadir di kala gelap menghantui

Dengan kasih sayang dan ikhlas untuk sebuah pengabdian

 

Guru,

Yang kau lakukan itu bukanlah sebuah pengorbanan

Namun sebuah pengabdian untuk bangsa yang kau sayang

 

Guru,

Besar jasamu, bukan hanya untuk muridmu saja

Lebih sangat lebih dari itu karena jasamu berharga untuk bangsa

5. Puisi Guru 5 BaitPuisi-Guru-5-Bait

Contoh puisi berikutnya adalah puisi guru 5 bait yang termasuk dalam golongan puisi panjang. Karya sastra yang cukup dikenal di kalangan masyarakat luas ini tentu akan menyajikan beragam kata dalam jumlah banyak. Langsung saja baca contoh puisinya saja, agar Anda mudah memahami.

Indah Hariku

 Ketika semua yang ada menjadi hal yang membosankan

Kau memberikan sebuah harapan bagai sinar yang terang

Kau menunjukkan bagaimana sebuah ilmu dapat mengubah dunia seisinya

 

Kau ajarkan banyak rumus yang rumit dengan sabar

Kau berikan aku semua hal yang belum pernah ku ketahui

Kau menambahkan banyak pengetahuan yang sangat berguna

 

Sungguh, aku ingin berterimakasih kepadamu

Kepadamu guruku, guru terbaikku

Dengan hadirnya engkau dalam hidupku, aku berhasil menjadi manusia

 

Dari manusia yang buta menjadi manusia yang nyata

Dari yang tak bisa menulis, membaca, mewarnai dan bercerita

Menjadi bisa, menjadi pandai bahkan menjadi sang juara

 

Indahnya hariku

Setelah ilmu yang kau ajarkan padaku

Ilmu yang sangat bermanfaat bagi hidupku dan duniaku

Guruku Pengajarku

Hari ini aku duduk di depan pemandangan indah sembari memegang pena

Hari ini aku ingin menulis, menulis untaian kata untuk seseorang

Seseorang yang menjadi salah satu alasanku bisa berdiri kini

 

Dia adalah pengajarku

Ingatannya terhadapku mungkin telah samar karena banyak tahun berlalu

Namun untukku ia tak pernah terlupakan dan teringat selalu

 

Masih terbersit dalam ingatanku,

Dulu aku pernah melakukan kesalahan yang benar-benar mengecewakan

Kala itu kulihat matanya yang menyorotkan kemarahan

 

Aku takut, sangat takut ia akan meluapkan amarahnya

Namun hal itu tak pernah terjadi karena ia langsung memelukku

Bertutur kata lembut untuk menasehatiku

 

Setelah itu, rasa bersalah mulai menggerogoti hatiku

Dan aku bertekad untuk tidak lagi mengecewakan guruku

Aku berjanji akan membuatnya bangga hingga aku berhasil mencapai sukses ini

 

Pahlawan tanpa Lencana

 

Dialah pahlawan tanpa lencana

Yang bergerilya untuk mencerdaskan anak bangsa

Agar menjadi generasi berilmu dan berpengetahuan

 

Dialah pahlawan yang tak kenal lelah

Walau cobaan dan rintangan datang untuk menerpa

Tetap dalam kesabaran yang begitu besar

 

Dia akan sedih, jika muridnya tertinggal ilmu

Dia akan resah, jika ada yang tak datang ke sekolah

Dia akan bahagia, jika muridnya ada semua dan tertawa

 

Ucapan jail murid tak dijadikan beban tapi jadi bahan candaan

Bahkan ia menganggap itu hanyalah sebuah hiburan

Yang ia harap semua murid bisa menjadi kebanggaan

 

Kalaupun anak didik telah pergi, ia tetap menganggapnya anak didik

Karena tak akan ada kata mantan untuk guru dan muridnya

Walau kadang lupa, tapi murid akan selalu ada dalam ingatan terdalamnya

6. Puisi Guru Anak TKPuisi-Guru-Anak-TK

Anak TK tentu boleh menciptakan sebuah puisi, apalagi puisi yang diperuntukkan untuk guru mereka. Biasanya puisi dari anak TK akan mereka bawakan di hari perpisahan di depan semua gurunya. Puisi untuk guru dari anak TK menggunakan bahasa sederhana yang mereka pahami.

Bu Guru yang Cantik

 Saat awal masuk TK, aku sangat takut

Takut pada orang baru yang disebut dengan guru

Yang selalu menunggu di depan kelas saat aku datang

 

Tapi, sehari bersamanya aku sudah tak takut lagi

Bu guru yang cantik selalu sabar kepadaku

Ia mengajari aku banyak hal yang belum aku tahu

 

Mulai dari menulis bentuk-bentuk garis

Kemudian beralih menulis huruf dan angka

Lalu mengajari cara berhitung dan membaca

 

2 tahun sudah kita bersama wahai bu guru

Tidak pernah sekalipun kau memarahiku

Walau aku nakal dan sering membuatmu jengkel

 

Kau hanya tersenyum kemudian menasehatiku

Bu guru yang cantik, sampai jumpa di lain waktu

Aku akan meneruskan pendidikanku dan mengejar cita-citaku

Puisi memang sebuah karya sastra yang tidak ada matinya karena para pujangga siap untuk terus menciptakannya. Contoh puisi guru di atas bisa Anda gunakan sebagai hadiah untuk para guru, namun juga bisa Anda gunakan sebagai referensi untuk menciptakan puisi sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *