Sejarah Indonesia : Dari Awal Penjajahan Sampai Merdeka

6 min read

sejarah-indonesia

Indonesia merdeka atas bantuan dari para pahlawan yang gigih dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sejarah Indonesia biasanya termuat di dalam buku sejarah di sekolah. Di dalam buku tersebut, terdapat catatan-catatan penting saat menuju kemerdekaan.

Selain itu, peristiwa sejarah juga sudah bisa Anda baca di internet karena kemajuan teknologi saat ini. Setiap orang diwajibkan untuk menghormati para pahlawan, karena berkat kegigihan mereka semua orang bisa menikmati yang namanya hidup bebas tanpa dijajah.

Tokoh-Tokoh Sejarah Kemerdekaan Indonesia

1. Ir. Soekarno

Ir.-Soekarno

Ir Soekarno merupakan orang yang pertama kali menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Teks proklamasi yang dibacakan saat Indonesia merdeka merupakan konsep dari Ir. Soekarno. Beliau merupakan salah satu tokoh yang paling gigih memperjuangkan Indonesia.

2. Drs. Moh. Hatta

Drs.-Moh.-Hatta

Tokoh pahlawan yang satu ini akrab dipanggil dengan Bung Hatta. Beliau merupakan wakil presiden Indonesia yang pertama. Konsepan dari teks proklamasi dan penandatangan proklamasi tersebut juga dilakukan oleh wakil presiden pertama Indonesia ini.

3. Agus Salim

Agus-Salim

Tokoh pahlawan ini merupakan seorang pemimpin di salah satu organisasi islam yang merupakan organisasi terbesar. Agus Salim juga merupakan seorang diplomat dan banyak sekali menguasai Bahasa asing.

4. R.A. Kartini

R.A.-Kartini

Salah satu pahlawan wanita yang juga mempunyai peran penting untuk kemerdekaan Indonesia. Tokoh pahlawan ini adalah seseorang yang menjadi pelopor bagi kaum perempuan karena, ia dengan gigih memperjuangkan hak-hak yang dimiliki.

5. Sutomo

Sutomo

Sutomo atau Bung Tomo berasal dari Surabaya dan terkenal dengan aksinya yang membangkitkan semangat yang disebut dengan arek-arek Suroboyo. Semboyan yang paling terkenal dari Sutomo adalah Merdeka atau Mati. Beliau adalah pahlawan dalam melawan Belanda saat 10 November.

6. Ki Hajar Dewantara

Ki-Hajar-Dewantara

Ki Hajar Dewantara merupakan seorang pahlawan yang mempunyai peran penting dalam pendidikan Indonesia. Salah satu hasil usaha yang didirikan oleh beliau adalah Perguruan Taman Siswa yang bisa digunakan oleh kaum pribumi untuk menimba ilmu pendidikan.

7. Jenderal Soedirman

Jenderal-Soedirman

Jenderal Soedirman merupakan salah satu pahlawan yang paling muda yang ada di sejarah. Soedirman juga dicatat sebagai orang pertama yang menjadi Panglima Tentara dan juga Jenderal negara Republik Indonesia.

8. Pangeran Diponegoro

Pangeran-Diponegoro

Pangeran Diponegoro adalah orang yang memimpin salah satu perang dengan jumlah korban terbanyak. Perang tersebut terjadi dengan kurun waktu 5 tahun dan merupakan perang yang terbesar ketika melawan para tentara Belanda.

9. Tjoet Nyak Dien

Tjoet-Nyak-Dien

Salah satu pahlawan perempuan selain Kartini dalam Tjoet Nyak Dien. Pahlawan perempuan yang satu ini merupakan seorang yang memimpin para rakyat Aceh ketika ingin menyerang Belanda. Salah satu hal yang mengobarkan semangatnya untuk melawan belanda yaitu setelah kematian dari suaminya.

10. Raden Dewi Sartika

Raden-Dewi-Sartika

Pejuang pendidikan bagi negara Indonesia yaitu Raden Dewi Sartika. Pahlawan  ini juga membangun sebuah sekolah yang dikhususkan untuk wanita. Raden Dewi Sartika adalah pahlawan yang menerima pendidikan bagi keturunan ningrat dan hal inilah yang melatarbelakangi perjuangannya.

Peristiwa Sejarah Indonesia

Peristiwa-Sejarah-Indonesia

1. Awal Penjajahan Indonesia

Awal-Penjajahan-Indonesia

Peristiwa sejarah Indonesia yaitu pertama kali dijajah oleh Portugis. Selama 15 tahun kerajaan Portugis menjadikan Nusantara sebagai salah satu pelabuhan maritime yang sangat penting. Secara regular rute maritim dijadikan untuk menuju ke pulau Maluku, Banda, jawa dan juga Sumatera.

Kerajaan Malaka dikalahkan oleh Portugis pada tahun 1511 dan pada tahun berikutnya kerajaan Sunda berkomunikasi dengan Portugis agar menandatangani sebuah perjanjian dagang. Kemudian Antonio dan Francisco yang ditunjuk oleh Alfonso de Albuquerque untuk memimpin sebuah armada.

Armada tersebut dikirim untuk mencari tahu dimana tempat rempah-rempah yang berasal dari maluku. Portugis merupakan bangsa Eropa yang pertama kali menemukan maluku dan kedua armada tersebut mendarat di Kepulauan Penyu dan Banda.

Portugis juga diperbolehkan untuk membanhin banteng-benteng di Indonesia karena sudah menjalin hubungan baik dengan raja-raja dan penduduk setempat. Hingga akhirnya hubungan dagang rempah ini tidak berjalan dengan baik karena sistem monopoli yang dilakukan Portugis.

Hubungan baik antara Portugis dan Ternate berakhir dan terjadi peperangan selama 5 tahun dengan Sultan Babullah yaitu pada tahun 1570-1575. Hal ini menyebabkan Portugis harus meninggalkan Ternate hingga terusir menuju Ambon dan Tidore.

2. Penjajahan Belanda

Penjajahan-Belanda

Setelah Maluku melakukan perlawanan terhadap bangsa Portugis maka Belanda mengambil kesempatan untuk datang ke Maluku. 1605 merupakan tahun dimana Portugis dipaksa oleh Belanda untuk menyerahkan pertahanan yang dimilikinya.

Belanda akhirnya berhasil untuk menguasai hampir seluruh bagian yang ada di wilayah Maluku dengan cara menghancurkan benteng-benteng Portugis agar segera menyerah. Pada tahun 1602 VOC didirikan oleh Belanda dan kedudukannya semakin kuat di wilayah Maluku.

Jan Pieterszoon Coen merupakan pimpinan operasional VOC yang mengatur sepenuhnya perdagangan cengkih di Maluku selama 350 tahun. Jika ada pesaing yang muncul maka Belanda tidak akan segan untuk mengusirnya hingga, puluhan ribu orang menjadi Korban dari VOC.

Pada tahun 1511 Belanda membangun benteng yang tersebar di wilayah Indonesia. Pada tahun 1515 Portugis mulai menguasai Timor Timur karena terusir oleh armada dagang Belanda dari wilayah ternate.

Abad ke 15 merupakan waktu dimana Kolonialisme dan Imperialisme merebak di Indonesia. Hal ini di awali oleh Cornelis de Houtman yang menjadi pemimpin Belanda dan juga Portugis yang mendarat di Indonesia untuk Mencari sumber rempah-rempah.

3. Kolonisasi VOC

Kolonisasi-VOC

Pada tahun 1602 VOC mulai bersaing dengan kerajaan Portugis dan Spanyol agar perdagangan rempah yang ada di Nusantara bisa di dominasi. Hal ini menjadikan negara Indonesia mulai dikuasai sepenuhnya oleh penjajah.

Perselisihan antar kerajaan yang sudah menggantikan Majapahit dimanfaatkan oleh penjajah untuk menguasai Indonesia. Kongsi dagang EIC di eliminasi oleh VOC dan kolonial Portugis satu-satunya yang ada yaitu Timor Portugis yang pada tahun 1975 berubah menjadi Timor Timur.

Pada saat kekuasaan VOC kepada nusantara mengakibatkan banyak penderitaan bagi rakyat Indonesia. Penderitaan ini disebabkan karena peperangan pajak yang berasal dari VOC dan juga monopoli. VOC merupakan sebuah perusahaan yang terbesar yang ada di dalam sejarah.

Tahun 1799 VOC mengalami kebangkrutan dan seluruh asetnya sudah diambil oleh kerajaan Belanda. Kemudian Hindia Belanda mulai dikembangkan oleh pemerintah Belanda dan menjadi kekuasaan kolonial yang paling terkaya di dunia.

VOC mempunyai tujuan untuk memonopoli perdagangan rempah yang ada di Nusantara. Hal itu dilakukan dengan cara mengancam penduduk yang menghasilkan rempah dengan melakukan kekerasan terhadap mereka.

Beberapa pertempuran atau peperangan terjadi pada zaman ini karena, VOC terlibat ke dalam sebuah politik internal Jawa. Pemimpin Banten serta Mataram juga menjadi pihak yang ikut terlibat dalam peperangan ini.

4. Kolonialisasi Oleh Pemerintah Belanda

Kolonialisasi-Oleh-Pemerintah-Belanda

Pada akhir abad ke 18 VOC jatuh bangkrut hingga akhirnya dibubarkan karena Belanda kalah perang dari Eropa yang kemudian Hindia Belanda berada di tangan Prancis. Akan tetapi, pemerintahannya yaitu tetap negara kesatuan Republik Indonesia.

Prancis melakukan aneksasi terhadap Belanda dan di Batavia bendera Prancis di kibarkan. Janssens menggantikan untuk memerintah dan tidak berhasil bertahan dalam waktu yang lama karena Britania datang untuk merebut jawa dari tangan Belanda-Perancis yang dipimpin Lord Minto.

a. Interregnum Britania

Britania mulai menguasai Jawa dan pemerintahan Belanda beralih ke Britania. Tahun 1816 pada akhir dari perang Napoleon Hindia Belanda harus diserahkan kepada kerajaan Belanda. Gubernur Jenderal pertama yang mempunyai markas di India dipimpin oleh Lord Minto.

Kemudian Raffles diangkat untuk menjadi wakil gubernur yang akan memimpin Jawa. Pemerintahan jawa diubah oleh Raffles menjadi sistem pemerintahan yang ada di Britania. Candi Borobudur merupakan penemuan paling penting yang ditemukan oleh Raffles.

b. Pemerintahan Oleh Kerajaan Belanda Sejak Tahun 1816

Pada tanggal 16 Agustus 1816 Hindia Belanda dikuasai secara keseluruhan oleh Kerajaan belanda dan hal ini tertulis dalam UU Kerajaan Belanda. Hal ini berlaku hingga tahun 1942 saat perang dunia ke II.

Ketika di masa ini terjadi sebuah pemberontakan yang sangat besar di wilayah Sumatera dan Jawa. Peperangan juga banyak sekali terjadi yaitu pada tahun 1825 terjadi Perang Diponegoro dan tahun 1821-1837 terjadi Perang Padri.

Pada tahun 1830 penerapan sistem tanam paksa mulai dilakukan oleh pemerintah kerajaan Belanda. Sistem ini mengharuskan penduduk untuk menanam hasil perkebunan yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dunia.

Hasil tanaman penduduk tersebut akan diekspor hingga ke mancanegara. Sistem ini juga mempunyai keuntungan yang berupa kekayaan bagi orang yang melaksanakannya. Tanam paksa ini merupakan sebuah monopoli pemerintah yang dihapuskan setelah tahun 1870.

Politik etis mulai diadopsi oleh pemerintah Belanda pada tahun 1901 dan merupakan investasi yang sangat besar untuk pendidikan orang pribumi dan juga politik mengalami sedikit perubahan. Pemerintah Hindia Belanda juga memperpanjang kekuasaan kolonialnya.

5. Gerakan Nasionalisme

Gerakan-Nasionalisme

Serikat Dagang Islam merupakan gerakan nasionalisme yang dibentuk pertama kali pada tahun 1905. Kemudian pada tahun berikutnya Budi Utomo juga didirikan dan merupakan salah satu gerakan nasionalisme susulan.

Setelah mendengar kabar tersebut pemerintah Belanda melakukan penindasan terhadap beberapa pihak. Setiap orang yang melakukan kegiatan politis dipenjarakan oleh pemerintahan Belanda. Salah satunya yaitu Soekarno.

6. Perang Dunia II

Perang-Dunia-II

Mei 1940 merupakan awal mula dari perang dunia yang kedua. Hindia Belanda kemudian membuat pengumuman keadaan siaga dan pada bulan juli ekspor kepada Britania dan Jepang juga dialihkan.

Jepang mulai menaklukan Asia Tenggara pada bulan Desember 1941 dan Jepang memberikan bantuan kepada faksi Sumatera agar bisa melakukan revolusi kepada pemerintah Belanda. Pada Maret 1942 Belanda dikalahkan oleh Jepang.

7. Masa Penjajahan Oleh Jepang

Masa-Penjajahan-Oleh-Jepang

Jepang pada tahun 1842 menawarkan kepada Soekarno untuk melakukan pembentukan pemerintahan dan kampanye publik yang kemudian disetujui. Pengalaman yang didapatkan selama pemerintahan Jepang sangatlah bervariasi.

Untuk orang-orang yang tinggal di wilayah penting dalam peperangan maka, mereka akan menerima siksaan, hukuman mati, penahanan sembarangan bahkan menjadi perbudakan seks. Orang yang menjadi target yaitu orang campuran antara Indonesia dan Belanda.

Selama Jepang menjadi pemimpin pemerintahan Indonesia terbagi menjadi dua buah wilayah kekuasaan yaitu Komando Angkatan Laut dan Darat. Saat perang pasifik semakin parah pemerintah sekutu menjadi lebih kuat sedangkan Jepang sudah banyak mengalami kekalahan.

Saat itu serangan dari sekutu juga mulai diarahkan kepada negara Indonesia. Pada tanggal 25 Oktober 1944 seorang jendral bernama Douglas Mac Arthur sampai di pulau Lyyte. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian para rakyat Indonesia. Bendera Merah Putih dan lagu Kebangsaan Indonesia Raya diizinkan oleh Jepang untuk dikumandangkan dan dikibarkan.

Akhir tahun 1944 Jepang sudah sangat terdesak karena perang pasifik. Angkatan perang dari Amerika Serikat bahkan sudah tiba di negara Jepang dan melakukan pengeboman di beberapa kotanya. Sedangkan ibu kota Jepang sudah hancur dan hanya tersisa puing-puingnya saja.

Dalam keadaan yang sangat terdesak ini pemerintah Jepang menawarkan kemerdekaan bagi negara Indonesia. Hal ini dilakukan agar Jepang bisa mendapatkan bantuan dari negara Indonesia saat sekutu menyerang negara Indonesia.

Maret 1945 Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau yang sering disingkat dengan BPUPKI dibentuk oleh pemerintah Jepang. Perlawanan individualisme perorangan dan juga integrasi nasional merupakan hal pertama yang dibahas saat pertemuannya.

Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia terjadi pada tanggal 24 Agustus sehingga pada tanggal 9 Agustus 1945 Bung Karno, Hatta dan juga Radjiman Widjodiningrat terbang ke Vietnam dengan tujuan untuk bertemu dengan Marsekal Terauchi.

8. Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi-Kemerdekaan

Saat tanggal 16 Agustus terdengar kabar bahwa Jepang sudah tidak mempunyai sebuah keputusan seperti itu maka, pada tanggal 17 Agustus Soekarno membacakan proklamasi dan hal ini menyebar melalui radio.

Tanggal 18 Agustus 1945 Soekarno dan Mohammad Hatta dilantik oleh PPKI dan dijadikan sebagai presiden serta wakil presiden pertama di Indonesia. Hal ini menggunakan konstitusi yang telah dirancang pada saat beberapa hari sebelumnya.

Komite Nasional Indonesia Pusat juga dibentuk sebagai salah satu parlemen dan bersifat sementara sambal menunggu dilaksanakannya pemilu. Deklarasi pemerintahan dilakukan pada tanggal 31 Agustus serta menetapkan 8 provinsi yang ada di Indonesia.

Setelah Ir. Soekarno membacakan teks proklamasi, maka Indonesia resmi merdeka dari penjajah dunia. Perjalanan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan memang sulit, bahkan harus memanfaatkan keadaan dengan sebaik-baiknya. Sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepatutnya ikut serta dalam pembangunan negara agar lebih baik lagi. Semoga artikel tentang sejarah Indonesia ini bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *