Sejarah Pramuka di Indonesia dan Dunia (LENGKAP)

7 min read

sejarah-pramuka

Bagi seseorang yang menempuh dunia pendidikan, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya pramuka. Mulai dari Pendidikan sekolah dasar, pramuka sudah menjadi salah satu kegiatan wajib. Sejarah pramuka itu sendiri juga sudah diperkenalkan saat seseorang menempuh sekolah dasar.

Pramuka biasanya banyak disukai oleh orang, karena setiap anggota pramuka memiliki kebiasaan dan kelakuan yang sangat kompak. Selain itu, pramuka merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bisa melatih mental seseorang bahkan sejak dini. Anda sebagai pramuka sejati, wajib tahu sejarahnya disini!

Arti Pramuka

Arti-Pramuka

Pramuka adalah salah satu Gerakan kepanduan atau organisasi yang mewadahi proses pendidikan kepramukaan dan terlaksana di Indonesia. Pramuka merupakan singkatan dari kata Praja Muda Karana dengan arti orang muda dan senang untuk berkarya.

Selain itu, kepramukaan merupakan sebuah proses pendidikan yang ada di lingkungan sekolah yang berbentuk kegiatan menarik. Gerakan pramuka berupa organisasi pendidikan yang nonformal dan melaksanakan pendidikan kepanduan.

Kapan Berdirinya Pramuka?

Kapan-Berdirinya-Pramuka

Pramuka di dunia berdiri sejak tahun 1961, sedangkan jika di Indonesia hari pramuka biasanya diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Seluruh anggota pramuka biasanya memperingati hari ini dengan mengadakan perkemahan.

Siapa Bapak Pramuka?

Siapa-Bapak-pramuka

Bapak Pramuka dunia dan Indonesia yang paling sering disampaikan saat materi pramuka bernama Baden Powell dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Kedua tokoh tersebut merupakan pendiri pramuka yang ada di Indonesia dan dunia.

Fungsi Atau Tujuan Pramuka

Fungsi-Atau-Tujuan-Pramuka

Fungsi dari pramuka itu sendiri adalah sebagai berikut :

1. Kegiatan yang sangat menarik

Kegiatan-yang-sangat-menarik

Fungsi yang pertama yaitu merupakan sebuah kegiatan yang menarik baik itu untuk anak-anak maupun bagi pemuda. Pramuka bisa dikatakan menarik karena kegiatannya menyenangkan dan di dalamnya terdapat pendidikan.

Untuk itu, permainan yang ada di pramuka haruslah mempunyai tujuan serta aturan. Permainan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan saja, melainkan harus mengandung unsur pendidikan. Hal ini yang menjadi salah satu alasan mengapa kegiatan pramuka bisa disebut menarik.

2. Sebagai pengabdian

Sebagai-pengabdian

Fungsi yang kedua ini lebih ditujukan kepada orang dewasa. Bagi orang dewasa, pramuka merupakan sebuah tugas yang membutuhkan kerelaan, keikhlasan, serta pengabdian dan bukan hanya sebagai permainan.

Orang dewasa memiliki kewajiban yang secara sukarela untuk membaktikan dirinya kepada pramuka. Hal ini bertujuan agar tercapainya tujuan organisasi tersebut. Untuk itu fungsi pramuka bagi orang dewasa ini sangatlah dibutuhkan.

3. Sebagai alat

Sebagai-alat

Fungsi yang ketiga yaitu sebagai alat bagi masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhannya. Sedangkan di dalam organisasi merupakan alat untuk mencapai tujuannya. Hal ini dikarenakan kegiatan kepramukaan merupakan latihan berkala hanya untuk alat saja bukan sebagai tujuan pendidikan.

Tujuan pramuka yaitu :

  • Bertujuan agar anggota pramuka memiliki kecerdasan serta keterampilan yang tinggi.
  • Agar anggota pramuka menjadi orang yang kuat dan fisiknya sehat.
  • Agar anggota pramuka bisa menjadi masyarakat yang baik dan berguna bagi lingkungannya, serta mampu melaksanakan pembangunan bangsa dan menjadi orang yang berjiwa Pancasila.

Sejarah Pramuka

1. Di Dunia

Di-Dunia

Pada tahun 1908, Baden Powell menulis sebuah pengalamannya dalam acara latihan kepramukaan yang tengah dirintisnya. Pengalaman tersebut dimuat dalam buku yang bernama Scouting For Boys hingga akhirnya buku ini mulai tersebar di berbagai negara yang ada di belahan dunia.

Setelah beredarnya buku ini, maka terbentuklah sebuah organisasi kepramukaan dengan nama Boys Scout. Sesuai dengan namanya, organisasi ini hanya ditujukan untuk lelaki saja. Pada tahun 1912, berkat bantuan dari adik perempuannya, berdiri juga organisasi kepramukaan wanita.

Organisasi ini diberi nama Girl Guides dan selanjutnya diteruskan oleh istri dari Baden Powell. Pada tahun 1916, muncul juga sebuah kelompok pramuka yaitu CUB atau anak serigala yang diikuti oleh usia siaga. Pedoman kegiatannya berasal dari buku The Jungle Book yang dikarang oleh Rudyard Kipling.

Setelah tahun 1918, Rover Scout juga didirikan dan bisa diikuti oleh orang dengan usia minimal 17 tahun. Setelah tahun 1922, beliau juga menerbitkan buku Rovering To Success atau mengembara menuju Bahagia.

Jambore pertama di dunia mengundang 21 negara di dunia yang dilaksanakan pada tahun 1920 dan bertempat di Olympia Hall London. Pada momen inilah Baden Powell diangkat untuk menjadi bapak pandu dunia. Pada tahun-tahun berikutnya jambore mulai dilaksanakan di berbagai negara lain.

1920 merupakan tahun dibentuknya dewan internasional yang beranggotakan 9 orang dan biro sekretariatnya berada di London. Biro ini berkali-kali mengalami perpindahan kesekretariatan dan kepemimpinan.

Hingga saat ini, Biro Kepramukaan mempunyai 5 kantor cabang yang berada di Mesir, Swiss, Philipina, Costa Rica, dan Nigeria. Untuk Biro Kepramukaan Putri terdapat di London dengan 5 kantor cabang yaitu di Eropa, Afrika, Amerika Latin, Arab dan Asia Pasifik.

2. Di Indonesia

Di-Indonesia

Gagasan dari Baden Powell pertama kali masuk ke Indonesia karena dibawa oleh Belanda. Belanda mendirikan organisasi  dengan nama Nederland Indische Padvinders Vereeniging (NIPV) atau Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda.

Para pemimpin juga mulai membentuk berbagai organisasi kepanduan lainnya. Pemerintah Hindia Belanda melarang untuk menggunakan Padvindery sebagai istilahnya. Nama Kepanduan atau Pandu dipilih K.H. Agus Salim agar tidak menyamai istilah pemerintah Hindia Belanda.

Setelah sumpah pemuda, pada tahun 1930 setiap organisasi kepanduan bergabung  menjadi Kepanduan bangsa Indonesia. Hingga akhirnya pada tahun 1938 organisasi tersebut berubah nama menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia.

Pada tahun 196, kepanduan yang ada di Indonesia terpecah sebanyak 100 organisasi kepanduan dan terhimpun di dalam 3 federasi. Ketiga federasi ini bernama IPINDO atau Ikatan Pandu Indonesia, PKPI atau Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia dan POPINDO atau persatuan Pandu Puteri Indonesia.

Ketiga federasi tersebut mengalami kelemahan sehingga bersatu dan diberi nama PERKINDO atau Persatuan Kepanduan Indonesia. Gerakan pramuka merupakan satu-satunya badan yang diperbolehkan untuk mengadakan pendidikan kepramukaan.

Organisasi lain yang sifatnya sama dengan gerakan pramuka dilarang untuk ada di Indonesia. Hal ini diatur dalam Keppres No. 238 dan tidak ditandatangani oleh presiden Soekarno karena sedang berada di jepang. Keppres ini hanya ditandatangani oleh Pjs Presiden RI yaitu Ir Juanda.

a. Perkembangan Gerakan Pramuka

Gerakan pramuka mengalami perkembangan yang sangat cepat dari kota menuju ke desa. Kemajuan ini disebabkan karena system dari majelis pembimbingnya menjalankan mulai dari tingkat Nasional hingga ke tingkat Gugus Depan.

Kwarnas dari gerakan pramuka menganjurkan untuk melaksanakan kegiatan pada bidang pembangunan desa. Hal ini dilakukan di Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah dan menarik perhatian pimpinan masyarakatnya.

Pada tahun 1966 ketua dari Kwartir Nasional dan Menteri Pertanian mengeluarkan sebuah instruksi untuk membentuk Satuan Karya Taruna Bumi. Pembentukan ini diikuti dengan munculnya juga Bhayangkara, Bahari serta dirgantara.

b. Lahirnya Gerakan Pramuka

Lahirnya pramuka ditandai dengan peristiwa yang berkaitan satu sama lain yaitu:

  • Pidato yang dilakukan oleh Presiden atau Mandataris MPRS di depan para pimpinan dari perwakilan organisasi kepanduan dan tokoh-tokoh lainnya. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 9 Maret 1961. Peristiwa ini dinamakan dengan Hari Tunas Gerakan Pramuka.
  • Yang kedua yaitu keputusan presiden mengenai penetapan pramuka sebagai satu-satunya organisasi di bidang kepanduan yang tugasnya melangsungkan pendidikan mengenai kepanduan kepada anak-anak dan pemuda di Indonesia.

Selain itu, pada peristiwa ini juga ditetapkan anggaran dasar dari gerakan pramuka yang akan dijadikan sebagai pedoman, pegangan dan petunjuk untuk orang-orang yang akan mengelola gerakan pramuka ketika menjalankan tugas.

Hari permulaan tahun kerja merupakan peristiwa yang penting bagi sejarah pendidikan gerakan pramuka. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 20 Mei 1961 dimana peristiwa ini terjadi bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Selanjutnya yaitu para wakil organisasi kepanduan Indonesia menyatakan bahwa mereka dengan ikhlas untuk melebur ke dalam gerakan pramuka. Peristiwa ini dinamakan dengan Hari Ikrar Gerakan pramuka yang terjadi pada tanggal 30 Juli 1961 dan bertempat  di Istana Olahraga Senayan.

Peristiwa berikutnya yaitu pelantikan Kwarnas, Kwarnari dan Mapinas bertempat di Istana Negara. Selain itu, dianugerahkan juga panji-panji pramuka dan memperkenalkan pramuka kepada masyarakat luas. Peristiwa ini dinamakan Hari Pramuka yang bertepatan dengan tanggal 14 Agustus 1961.

c. Memperkenalkan Gerakan Pramuka

Gerakan pramuka awalnya diperkenalkan secara resmi pada tanggal 14 Agustus 1961. Perkenalan ini tidak hanya dilakukan di Jakarta akan tetapi dilakukan juga di tempat-tempat penting yang ada di Indonesia.

Setelah melakukan apel, para anggota gerakan pramuka juga melakukan pawai di hadapan Presiden dan selanjutnya berkeliling di kota Jakarta. Ketua Kwartir Nasional yang bernama Sri Sultan Hamengku Buwono IX juga dulantik sebelum melakukan pawai.

Tri Satya Pramuka

Tri-Satya-Pramuka

Tri Satya merupakan tiga janji dan juga sumpah yang harus dilakukan oleh setiap anggota pramuka. Tiga janji ini juga salah satu dasar dari lahirnya seorang anggota pramuka yang mempunyai watak yang luhur serta  menjadi seseorang yang berkarakter.

Isi dari tri satya yaitu, “Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat, menepati dasa darma”.

Dasa Darma Pramuka

Dasa-Darma-Pramuka

  1. Takwa terhadap tuhan yang maha esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Istilah Tingkatan dalam Pramuka

Istilah-Tingkatan-dalam-Pramuka

Di dalam pramuka, terdapat beberapa tingkatan.  Proses untuk menuju kenaikan ini, berdasarkan kemampuan seseorang anggota pramuka. Salah satu yang harus dipenuhi oleh anggota pramuka yaitu Syarat Kecakapan Umum atau yang sering disingkat SKU. Berikut merupakan tingkatannya :

  • Siaga terdiri dari tiga tingkatan yaitu, Mula, Bantu dan Tata. Tingkatan ini biasanya ditempuh saat seseorang berumur 7 hingga 10 tahun.
  • Penggalang terdiri dari tiga yaitu, Ramu, Rakit dan Terap. Tingkatan ini biasanya ditempuh saat seseorang berumur 11 hingga 15 tahun.
  • Penegak terdiri dari dua yaitu, Bantara dan Laksana. Tingkatan ini biasanya ditempuh saat seseorang berumur 16 hingga 20 tahun.
  • Pandega dan tingkatan ini biasanya ditempuh saat seseorang berumur 21 hingga 25 tahun.

Selain dari keempat tingkatan tersebut, terdapat juga beberapa istilah di dalam pramuka, yaitu:

  • Pembina
  • Pelatih
  • Pamong Saka
  • Majelis Pembimbing
  • Staf Kwartir
  • Andalan.

Fungsi dari orang-orang tersebut yaitu agar kegiatan pramuka bisa lebih terarah dan tujuan bisa tercapai.

Materi yang Ada Di Dalam Pramuka

1. Semaphore

Semaphore

Semaphore merupakan sebuah Teknik yang digunakan untuk menyampaikan maupun menerima pesan dari seseorang yang jaraknya cukup jauh. Di dalam pramuka, materi ini biasanya disampaikan dengan menggunakan bendera yang berukuran 45 cm x 45 cm.

Bendera tersebut berbentuk segitiga sama kaki yang tergabung menjadi dua buah, warna yang dimiliki oleh bendera ini yaitu  kuning dan merah. Sebenarnya warna dari bendera ini tidak terlalu berpengaruh karena hanya sebagai simbol agar mudah disampaikan saat mengirimkan pesan.

Cara untuk menggunakan bendera ini yaitu :

  • Dilakukan di tempat yang terang
  • Dilakukan oleh dua orang atau lebih diantaranya adalah sebagai pengirim, penerima maupun kunci dari kode nya.
  • Mengirim dengan cara berdiri tegak
  • Menyampaikan dengan cara huruf per huruf
  • Jika ingin menyampaikan angka maka pengirim harus terlebih dahulu memberikan tanda A
  • Jika pengirim melakukan kesalahan dan menyadarinya maka harus mengirimkan huruf E sebanyak delapan kali.
  • Jika sudah selesai mengirimkan pesan maka diakhiri dengan mengirimkan huruf AR dan penerima akan mengirimkan huruf R sebagai tanda bahwa pesan sudah diterima.

2. Sandi Morse

Sandi-morse

Sandi morse merupakan sebuah sistem untuk merepresentasikan angka, huruf, bahkan tanda baca. Hal ini berupa sinyal kode yang terdiri dari titik dan strip yang diciptakan oleh Samuel F.B Morse dan Alfred Vail.

Penyampaian sandi morse ini  dilakukan dengan cara meniup peluit. Untuk kode yang berupa titik, maka seseorang harus meniup peluit dengan durasi yang pendek. Sedangkan untuk kode yang berupa strip, maka peluit harus ditiup dengan durasi yang lebih panjang.

Sandi morse ini ditemukan sebelum telegraf, telepon dan juga komputer. Sandi morse sangat membantu orang-orang pada zaman itu untuk berkomunikasi dalam jarak jauh. Penemu sandi morse ini juga merupakan salah satu seniman dan politikus yang terkenal.

3. Sandi Rumput

Sandi-rumput

Sandi rumput masih berhubungan dengan sandi morse karena penulisan sandi rumput mengacu pada kode morse. Pada sandi morse yang bertulisan (-) diganti menjadi ^ panjang, kemudian (.) diganti menjadi ^ pendek. Pemisah antar huruf diganti menjadi “_” dengan ketentuan tetap disambung. Berbeda lagi jika pemisah antar kata, maka tetap menggunakan spasi pada umumnya.

Agar lebih mudah dalam menghafal ataupun menulis sandi rumput, seseorang harus hafal sandi morse terlebih dahulu. Dengan demikian, jika diminta untuk menuliskan atau membaca sandi rumput yang diberikan oleh pembina, maka akan dengan mudah menjawabnya.

4. Peraturan Baris Berbaris atau PBB

Peraturan-Baris-Berbaris-atau-PBB

PBB atau Peraturan Baris Berbaris merupakan sebuah wujud fisik yang digunakan untuk menanamkan sebuah kebiasaan dari tata cara hidup dari sebuah organisasi masyarakat. Hal ini diarahkan agar bisa membentuk perwatakan tertentu. Macam gerakan PBB dan aba-aba yaitu :

  1. Aba-aba petunjuk yang digunakan untuk menegaskan sebuah aba-aba peringatan.
  2. Aba-aba peringatan yang digunakan sebagai perintah yang harus dilakukan tanpa ragu-ragu.
  3. Aba-aba pelaksanaan
  • Gerak yaitu perintah untuk melakukan gerakan tanpa meninggalkan tempat.
  • Jalan yaitu gerakan yang dilakukan dengan cara meninggalkan tempat.
  • Mulai yaitu perintah yang wajib dilakukan secara berturut-turut.

Bentuk Barisan Secara Umum

  • Barisan Bersaf – Barisan berderet dimana posisi ketua berada di posisi paling kanan dan anggota kelompok berbaris di sisi sebelah kiri.
  • Barisan Berbanjar – Barisan berderet dimana posisi ketua berada di paling depan dan anggota kelompok berbaris di belakangnya.

Sejarah Pramuka melalui proses yang sangat panjang dan tidak lepas dari jasa Baden Powell. Untuk membentuk karakter diri, maka Pramuka merupakan salah satu organisasi yang wajib Anda ikuti. Karena membentuk karakter seseorang adalah salah satu tujuan dibentuknya kegiatan kepramukaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *