Sejarah Uang : Secara Global, di Indonesia, Fungsi, Tujuan

7 min read

sejarah-uang

Uang merupakan benda yang sangat penting untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Uang merupakan alat yang digunakan ketika Anda ingin membeli sesuatu atau akan Anda hasilkan dari hasil bekerja. Sejarah uang dimulai ketika kegiatan barter sudah tidak efektif lagi.

Hal tersebut membuat manusia berpikir untuk menciptakan alat yang dapat digunakan untuk transaksi dengan nilai tukar yang lebih sesuai dibandingkan barter. Uang di dunia diciptakan untuk mempermudah kegiatan transaksi menjadi efektif dan efisien.

Pengertian Uang

Pengertian-Uang

Secara singkat, pengertian uang dapat dijelaskan sebagai alat tukar dalam melakukan transaksi. Uang merupakan suatu alat yang berupa benda berharga dan memenuhi syarat untuk bisa diterima oleh masyarakat secara luas.

Uang adalah alat pembayaran untuk melakukan jual beli barang atau jasa serta alat yang digunakan untuk membayar hutang.

Sejarah Uang

Awal mulanya, setiap manusia sadar dan berusaha mencukupi kebutuhannya masing-masing. Namun, ternyata manusia semakin sadar bahwa kebutuhan yang dihasilkan tidak akan memenuhi serta masih banyak kebutuhan yang tidak bisa dihasilkan sendiri.

Kebutuhan tersebut memunculkan kegiatan tukar barang atau bahan antar dua orang yang saling membutuhkan barang tersebut. Kegiatan tersebut dikenal dengan nama barter.

Sistem barter hanya bertahan beberapa waktu. Kemudian orang-orang merasa tidak puas, karena sulit untuk menentukan nilai dari setiap barang yang ditukar.

Selain hal tersebut, sistem barter sulit dilakukan jika tidak menemukan orang yang memiliki barang yang dibutuhkan dan mau menukarnya.

1. Secara Global

Secara-Global

Berdasarkan sejarah, uang pertama kali ada di abad ke-6 SM oleh Bangsa Lydia. Bahan yang digunakan adalah dari campuran emas dan perak dengan bentuk seperti kacang polong. Komposisi yang digunakan untuk emas dan perak adalah 75:25 yang merupakan standar.

Sekitar tahun 560 sebelum masehi, uang logam sudah dipakai oleh Bangsa Yunani. Bangsa Yunani dikenal dalam sejarah sebagai bangsa pembuat uang logam pertama dengan desain yang menarik. Pada saat itu, nilai uang ditentukan dari bahan yang digunakan.

Pada abad pertama masehi, uang kertas diciptakan oleh orang Tiongkok ketika Dinasti Tang berkuasa.

Awalnya, penciptaan uang ini didasari karena pasokan logam mulia yang digunakan sebagai bahan pembuatan uang memiliki jumlah yang terbatas dan sulit digunakan untuk transaksi dengan jumlah besar.

Pembuatan uang kertas sebenarnya telah ada sebelum masa tersebut. Tetapi, pembuatan uang kertas tersebut gagal, karena tidak ditemukan bahan yang dapat bertahan lama. Pada masa Dinasti Tang, uang kertas baru berhasil diciptakan dari kulit kayu murbei oleh Ts’ai Lun.

2. Di Indonesia

Di-Indonesia

Di Indonesia, sejarah uang dimulai sejak masa kerajaan. Setiap kerajaan mempunyai mata uang sendiri yang berlaku di kerajaan tersebut. Pada saat itu, uang dibuat dari logam mulia. Nilai uang ditetapkan berdasarkan berat logam tersebut.

Pada saat penjajahan Belanda, uang dikeluarkan oleh VOC dalam bentuk uang koin dan kertas. Sama dengan masa penjajahan Belanda, ketika penjajahan Jepang uang yang dikeluarkan juga dalam bentuk koin dan kertas dengan versi pemerintahan Jepang yang ada di Indonesia.

Setelah merdeka, pemerintah mengeluarkan uang sendiri yang disebut dengan uang ORI. Desain dan nilai uang yang digunakan terus mengalami pergantian seiring dengan masa kepemimpinan. Kini, Anda mengenalnya bahwa pecahan uang tertinggi di Indonesia yaitu uang seratus ribu.

Tujuan/Fungsi Uang

Keberadaan uang di dunia ini memiliki fungsi. Fungsi uang bisa dibagi menjadi dua, fungsi asli dan fungsi turunan uang.

1. Fungsi Asli

Fungsi-Asli

Uang memiliki tiga fungsi asli, yaitu uang merupakan alat tukar, penyimpan nilai, serta uang merupakan satuan hitung.

a. Uang merupakan alat tukar

Uang merupakan alat yang dipakai untuk pertukaran barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan. Fungsi alat tukar ini merupakan fungsi utama dari uang.

b. Fungsi penyimpan nilai

Uang bisa disimpan dalam waktu yang sangat lama dan tidak akan kehilangan nilainya.

c. Uang merupakan alat satuan hitung

Uang merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengukur nilai suatu barang atau jasa tertentu. Barang dapat dinilai serta dibandingkan dengan kegunaan yang diberikannya.

2. Fungsi Turunan

Fungsi-Turunan

a. Alat pembayaran sah

Uang merupakan alat pembayaran yang digunakan untuk memudahkan masyarakat dalam kegiatan transaksi dalam kehidupan. Keabsahan tersebut ditetapkan oleh aturan dari pemerintah terhadap uang yang digunakan sebagai alat pembayaran.

b. Alat untuk mendorong kegiatan ekonomi

Uang bisa digunakan sebagai modal yang dipakai untuk keperluan investasi. Investasi dapat mendorong perekonomian di suatu negara.

c. Standar pencicilan

Uang dipakai sebagai standar dalam melakukan angsuran atau kegiatan cicilan.

d. Alat penimbun kekayaan

Uang bisa dipakai untuk mengukur jumlah kekayaan seseorang. Banyak orang yang cenderung menyimpan dan menambah jumlah uang yang dimiliki. Semakin banyak jumlah uang yang dimiliki seseorang, maka bisa dikatakan orang tersebut memiliki lebih banyak kekayaan.

e. Alat pemindah kekayaan

Nilai satu barang dapat dicairkan menjadi uang tanpa harus mengurangi nilai dari barang tersebut. Misalnya, barang dijual sebagai ganti mendapatkan uang.

Mengapa Nilai Uang di Dunia Berbeda-beda?

Mengapa-Nilai-Uang-di-Dunia-Berbeda-beda

Setiap negara memiliki mata uang yang berbeda. Alasan dari hal itu adalah agar uang tersebut bisa menjadi ciri khas dari negara, mata uang tidak tertukar dengan negara lainnya, dan agar tidak terjadi penjiplakan oleh pihak yang tidak memiliki tanggung jawab.

Mungkin Anda memiliki pertanyaan, mengapa nilai uang di dunia berbeda-beda? Berikut adalah beberapa alasan dari nilai uang di dunia yang bisa berbeda, yaitu:

a. Tingkat inflasi setiap negara berbeda

Negara yang memiliki tingkat inflasi cenderung rendah, maka daya beli uang di negara tersebut semakin kuat. Sebaliknya, mata uang di negara dengan inflasi tinggi maka daya beli uang akan menjadi mahal.

b. Perbedaan tingkat suku bunga

Nilai tukar, suku bunga, dan inflasi memiliki kaitan yang sangat erat. Ketika bank sentral suatu negara menaikkan suku bunga, maka permintaan uang negara tersebut juga akan meningkat. Hal tersebut membuat investor dalam dan luar negeri ingin melakukan kegiatan ekonomi.

c. Ratio harga impor dan ekspor

Apabila harga ekspor meningkat dengan cepat dibandingkan dengan harga impor, maka nilai tukar terhadap mata uang suatu negara akan menguat. Permintaan terhadap barang dan jasa negara tersebut akan tinggi yang membuat permintaan uang semakin meningkat.

d. Kegiatan ekonomi dan politik yang stabil

Setiap investor akan mencari negara yang memiliki kinerja ekonomi serta kondisi politik yang bagus dan stabil. Negara dengan kondisi politik yang tidak stabil memiliki risiko yang lebih tinggi untuk dijadikan tempat investasi.

Kondisi politik akan memiliki dampak pada kinerja ekonomi. Dampak tersebut yang nantinya akan mempengaruhi nilai tukar terhadap mata uang negara tersebut.

Jenis-Jenis Uang

Jenis-Jenis-Uang

Berdasarkan jenisnya, uang dikenal dengan dua jenis yaitu uang kartal dan uang giral. Uang kartal merupakan uang yang dikeluarkan oleh suatu negara secara resmi. Bentuk uang kartal adalah bentuk uang yang dikenal saat ini, uang cash berupa uang logam dan kertas.

Logam yang digunakan untuk membuat uang telah mengalami transformasi bahan dan bentuknya. Sedangkan uang kertas memiliki nilai lebih dari nilai intrinsik uang tersebut. Hal tersebut dikarenakan uang kertas mudah untuk dibawa dan disimpan.

Uang giral baru muncul ketika orang mulai mengenal bank sebagai lembaga penyimpanan uang. Uang giral merupakan jumlah uang yang disimpan di bank atas nama seseorang. Bentuk uang giral berupa cek, giro, dan lainnya.

Selain uang kartal dan uang giral, masih banyak orang yang belum mengetahui mengenai jenis uang kuasi. Uang kuasi adalah uang yang tidak bisa digunakan setiap saat karena terdapat keterikatan waktu. Contoh dari uang kuasi yaitu tabungan dan deposito berjangka.

Syarat-Syarat Uang

Syarat-Syarat-Uang

Berdasarkan sejarah uang, Anda dapat mengetahui bahwa ternyata tidak semua benda dapat digunakan sebagai uang. Terdapat beberapa syarat khusus yang harus dimiliki uang, yaitu:

  • Acceptability, artinya bahwa uang dapat diterima oleh umum.
  • Stability of value, artinya dalam waktu yang lama uang memiliki nilai yang stabil.
  • Durability, artinya uang dibuat menggunakan bahan yang tidak mudah rusak dan mempunyai ketahanan baik.
  • Divisibility, artinya uang bisa dengan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai uang tersebut.
  • Storable and portability, artinya uang dapat dibawa dan disimpan dengan mudah.
  • Scarcity, artinya uang beredar dalam jumlah yang terbatas dan tidak bisa dipalsukan secara mudah.
  • Uniformity, artinya uang memiliki satu kualitas.
  • Pemerintah menjamin nilai keaslian dan keabsahan uang.

Nama-Nama Mata Uang Tiap Negara di Dunia

Nama-Nama-Mata-Uang-Tiap-Negara-di-Dunia

Hampir setiap negara di dunia memiliki mata uang masing-masing. Mata uang tersebut digunakan sebagai alat pembayaran resmi di negara tersebut. Misalnya, mata uang Indonesia adalah uang rupiah dan mata uang Malaysia adalah ringgit.

Tetapi, ada juga beberapa negara yang menggunakan mata uang negara lain sebagai alat transaksi di negaranya. Misalnya, dolar Amerika yang tidak hanya digunakan di Amerika saja, tetapi di Ekuador serta Timor Leste.

Nama Negara Mata Uang
Afghanistan Afghani
Afrika Tengah Franc
Aljazair Dinar
Amerika Serikat Dolar
Angola Kwanza
Arab Saudi Riyal
Argentina Peso
Australia Dolar Australia
Brasil Real
Britania Raya Pound
China Yuan
Estonia Kroon
Ethiopia Birr
Filipina Peso
Honduras Lempira
Hongkong Dolar Hongkong
India Rupee
Irlandia Kronu
Italia Euro
Jepang Yen
Jerman Euro
Kamboja Riel
Korea Selatan Won
Laos Kip
Malaysia Ringgit
Myanmar Kyat
Rusia Ruble
Thailand Baht
Turki Lira
Uganda Shilling
Venezuela Bolivar
Vietnam Dong

Konversi Uang Negara Terhadap Rupiah

Konversi-Uang-Negara-Terhadap-Rupiah

Nilai mata uang dari suatu negara dengan negara lainnya memiliki nilai yang berbeda. Nilai mata uang yang baik yaitu mata uang yang ketika ditukar dengan mata uang negara lainnya nilainya makin sedikit. Perubahan nilai tukar uang tidak dapat diprediksi kapan akan naik atau turun.

Berikut merupakan tabel beberapa konversi nilai tukar rupiah terhadap beberapa mata uang negara lain.

Nama Negara Mata Uang Nilai Tukar Terhadap Rupiah (Rp)
Afrika Tengah Franc 25,32
Aljazair Dinar 119,87
Amerika Serikat Dolar 15.400
Arab Saudi Riyal 4.095,47
Argentina Peso 232,04
Australia Dolar Australia 9.837,52
Brasil Real 2.753,69
Britania Raya Pound 19.049,80
China Yuan 2.174,59
India Rupee 201,88
Jepang Yen 143,30
Jerman Euro 16.663,57
Kamboja Riel 3,78
Laos Kip 1,72
Malaysia Ringgit 3.532,52
Rusia Rubel 206,46
Singapura Dolar Singapura 10.809,29
Thailand Baht 474,72
Turki Lira 2.207,66
Vietnam Dong 0,66

Cara Mendapatkan Uang

Cara-Mendapatkan-Uang

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan uang. Beberapa cara berikut dapat Anda lakukan dan cocok bagi Anda yang masih pemula dengan modal minimal, yaitu:

1. Jualan online dan dropshipping

Jualan-online-dan-dropshipping

Saat ini orang lebih cenderung menghabiskan banyak waktu menggunakan smartphone. Hal tersebut merupakan peluang bagi Anda yang ingin berjualan secara online. Ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari berjualan online.

Salah satunya adalah Anda tidak membutuhkan tempat atau ruko untuk menjajakan barang dagangan serta modal yang dibutuhkan sedikit mulai dari 50 ribu. Anda cukup memposting foto dari barang-barang yang dijual ke media sosial dan website.

Jika Anda masih bingung untuk memproduksi barang sendiri, Anda bisa berjualan barang orang lain dengan cara dropshipping. Anda bertugas untuk mempromosikan barang dari pihak lain dan jika ada konsumen yang ingin membeli, pihak tersebut akan mengirimkan barang ke alamat pembeli.

2. Youtube

Youtube

Banyak orang yang berminat untuk menjadi youtuber saat ini. Channel Youtube yang menarik akan mengundang banyak orang untuk menonton video tersebut. Anda bisa mengupload macam-macam video, seperti video memasak, game, review produk, vlog, dan masih banyak lagi.

Uang yang dihasilkan memang tidak instan, tidak seperti uang kaget. Diperlukan kemauan yang kuat agar bisa konsisten dalam menghasilkan video-video yang menarik penonton.

Untuk menjadi seorang youtuber pemula, Anda hanya membutuhkan smartphone, internet, dan beberapa aplikasi yang mendukung untuk mengedit video. Jika Anda tidak memiliki smartphone dengan kualitas kamera yang bagus, Anda juga bisa mencari pinjaman kamera.

3. Blogging

Blogging

Banyak orang yang bingung bagaimana blog bisa menjadi alat penghasil uang. Blogging dapat menghasilkan keuntungan dengan jumlah yang lumayan. Bagi Anda yang mengerti mengenai SEO atau memiliki hobi menulis, Anda bisa mencoba untuk menjadi seorang blogger.

4. Freelancer

Freelancer

Bagi Anda yang memiliki keahlian tertentu, Anda bisa mencoba mencari uang dengan menjadi freelancer. Banyak sekali keahlian yang dibutuhkan, misalnya kemampuan menulis artikel, mengedit video, membuat logo, dan lain-lain.

Ada beberapa website yang dapat Anda gunakan untuk mencari lowongan sebagai freelancer. Menjadi seorang freelancer akan mengembangkan skill yang Anda miliki. Anda bisa bekerja di mana saja dan tetap bisa menghasilkan uang.

Jika Anda sudah menjadi freelancer yang dikenal, maka kemungkinan untuk mendapatkan proyek yang menghasilkan uang banyak juga lebih besar.

Apabila menggunakan website luar untuk menghasilkan uang, maka Anda membutuhkan keahlian dasar dalam bahasa Inggris. Bahasa tersebut digunakan biasanya ketika negosiasi harga dan uang yang akan Anda dapatkan adalah uang dolar.

5. Menjual stock foto

Menjual-stock-foto

Jika Anda memiliki keahlian dalam fotografi dengan hasil foto yang memiliki resolusi tinggi, Anda bisa menjual foto tersebut di beberapa website. Menjual stock gambar atau foto adalah salah satu cara menghasilkan uang yang mudah.

Anda hanya harus mengupload foto hasil karya ke situs penyedia stock foto. Jika foto tersebut menarik dan bagus maka ada kemungkinan banyak orang yang ingin menggunakan foto tersebut.

Uang yang dihasilkan juga bukan merupakan uang gaib, Anda akan mendapatkan uang dengan cara ditransfer dari perusahaan penyedia foto tersebut.

Semakin berkembangnya zaman orang memiliki pandangan yang berbeda terhadap uang. Dulu, uang hanya digunakan sebagai alat tukar. Namun, kini uang lebih banyak digunakan sebagai alat ukur dari kekayaan seseorang.

Walaupun begitu, pada hakikatnya uang merupakan alat transaksi. Sekian dulu artikel mengenai sejarah uang semoga bisa memberikan manfaat untuk kalian semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *