Teks Laporan Hasil Observasi : Pengertian, Struktur, dan Contohnya

14 min read

teks-laporan-hasil-observasi

Teks laporan hasil observasi harus memiliki 3 sifat, yakni informatif artinya teks memberikan informasi berguna, komunikatif artinya bahasa mudah dipahami, dan objektif artinya teks faktual. Bahasa yang digunakan pada teks LHO lebih bersifat formal dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang benar.

Teks hasil observasi memiliki berbagai jenis dan tergantung pada objek yang diobservasi seperti: observasi kondisi sosial, observasi mengenai hewan atau tumbuhan, observasi tentang lingkungan rumah atau tentang sampah, observasi makanan dan minuman.

Laporan observasi yang tergantung tujuan pembuatan seperti: observasi identifikasi, observasi klasifikasi, observasi eksposisi. Menyusun teks laporan observasi juga perlu untuk memperhatikan struktur dan kaidah penulisan yang benar. Inti teks LHO adalah pernyataan umum, deskripsi bagian (fakta pengamatan), dan bagian penutup.

Pada dunia keilmuan atau akademik, pasti sering mendapatkan tugas untuk melakukan pengamatan terhadap sebuah obyek, baik hewan, tumbuhan, hingga benda mati. Tidak jarang hasil observasi harus disajikan dalam bentuk teks yang disebut teks laporan hasil observasi.

Akan tetapi, masih banyak dari Anda yang mungkin tidak mengetahui dengan benar dari struktur hingga kaidah kebahasaan yang benar dari teks LHO dan bahkan laporan yang dibuat semacam teks deskripsi. Padahal kedua teks tersebut berbeda dari berbagai aspek.

Pengertian Laporan Hasil Observasi

Pengertian-Laporan-Hasil-Observasi

Secara umum, teks LHO atau teks laporan hasil observasi adalah teks yang mendeskripsikan sebuah hasil pengamatan atau observasi yang dilakukan sebelumnya. Artinya, poin-poin dari hasil observasi dibuat dalam bentuk laporan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Meskipun bersifat mendeskripsikan atau menyampaikan informasi, tetapi laporan hasil observasi dengan teks deskripsi memiliki perbedaan. LHO bersifat umum dengan menjelaskan bentuk, ciri, dan sifat objek berdasarkan fakta observasi. Sedangkan, deskripsi bersifat unik dan individu.

Laporan hasil observasi juga dipahami sebagai suatu bentuk teks laporan yang berisi tentang klasifikasi berdasarkan pada kriteria tertentu. Tujuan laporan hasil observasi adalah untuk menyampaikan secara sistematis tentang fakta-fakta yang teruji secara ilmiah dari pengamatan.

Sedangkan, tujuan spesifik dari LHO yaitu untuk memecahkan suatu masalah, menemukan metode terbaru, pengambilan solusi yang tepat untuk suatu masalah penelitian, melakukan perbaikan atau pengawasan objek, mengetahui perkembangan suatu masalah, hingga menguji sebuah hipotesis.

Teks laporan hasil observasi memiliki fungsi untuk melaporkan hasil dari pengamatan, menjelaskan dasar dari pembentukan sebuah solusi dari masalah, menjadi sarana dokumentasi, dan memberikan informasi yang faktual dan terpercaya.

 Hal-Hal yang Harus Ada dalam Teks Observasi

Hal-Hal-yang-Harus-Ada-dalam-Teks-Observasi

Sebuah teks dapat dikatakan sebagai teks laporan hasil observasi jika mengandung beberapa unsur: Pertama, obyek pengamatan yang bisa berupa benda hidup atau benda mati yang dijelaskan di bagian awal teks. Pembahasan objek dalam teks cukup penjelasan umum.

Kedua, fakta–fakta hasil dari pengamatan sebuah objek yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mengingat teks hasil observasi adalah sebuah penelitian untuk menjawab sebuah permasalahan yang ada sebelumnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Struktur-Teks-Laporan-Hasil-Observasi

Pada teks laporan hasil observasi harus terdiri dari dua struktur utama, yaitu pernyataan umum (klasifikasi) yang menjadi bagian pembuka tentang objek yang akan dibahas, dan aspek yang akan dilaporkan yang menjadi bagian pembahasan secara rinci terhadap sebuah objek observasi.

Secara rinci, struktur dari teks laporan hasil dari observasi ada 3 unsur, yaitu

  • Definisi umum adalah bagian yang menjadi pembukaan teks laporan observasi dan berisi deskripsi dari sebuah objek yang akan dibahas. Keterangan umum tentang objek seperti nama latin, asal usul, kelas,dan informasi umum lainnya ditulis pada bagian ini.
  • Definisi bagian yang menjelaskan secara rinci dari objek observasi. Pada bagian ini, Anda bisa menjelaskan secara rinci berupa ciri fisik, makanan, tingkah laku, dan perincian bagian lain dari objek yang telah diobservasi. Di bagian ini, Anda bisa sebutkan manfaat dan nutrisi suatu objek
  • Penutup/kesimpulan merupakan bagian terakhir dari sebuah teks laporan hasil observasi yang berisi tentang ringkasan umum dari objek yang telah diamati dan dilaporkan.

Ciri-ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Ciri-ciri-Teks-Laporan-Hasil-Observasi

Secara umum, teks laporan hasil observasi adalah teks yang memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi tentang suatu objek yang menjadi bahan pengamatan, seperti tentang hewan, tumbuhan, dan lainnya. Berikut ciri-ciri dari teks laporan hasil observasi, antara lain:

  • Bersifat objektif yaitu disusun berdasarkan pada keadaan objek yang nyata
  • Bersifat faktual yaitu isi laporan berdasarkan pada fakta dari hasil pengamatan yang telah dilakukan dan terbukti kebenarannya.
  • Bersifat sistematik yaitu teks laporan disusun secara teratur,urut, lengkap, dan saling berkaitan antara kelas dan sub kelas didalamnya.
  • Objek yang akan bahas adalah objek tunggal
  • Isi laporan tidak mengandung prasangka atau dugaan yang tidak tepat atau pemihakan terhadap sesuatu
  • Tidak ada opini atau pendapat penulis dalam teks hasil observasi

Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang berbentuk informatif sehingga harus mudah dipahami oleh pembaca dan teks ini termasuk teks formal karena berkaitan dengan penelitian. Karena itulah Bahasa dalam LHO harus sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar.

Adapun ciri kaidah penulisan dari teks LHO, diantaranya adalah:

  • Menggunakan frasa nomina yaitu gabungan kata yang dibentuk dengan memperluas sebuah kata benda
  • Menggunakan sinonim (persamaan kata) dan antonym (lawan kata)
  • Menggunakan konjungsi/ kata penghubung (seperti, sebagaimana, tetapi, ketika, dan, atau)
  • Menggunakan kalimat kompleks yaitu memiliki lebih dari satu struktur kalimat
  • Menggunakan istilah yang bersifat keilmuan atau kata-kata ilmiah (herbivora, mutualisme, leukemia)
  • Menggunakan kalimat yang simpleks dengan struktur kalimat S+P atau S+P+O atau S+P+O+K
  • Menggunakan kata kerja aktif alami (merayap, bertelur, terbang, memangsa)
  • Menggunakan kata kerja relasional untuk menjelaskan objek (merupakan, adalah, ialah, termasuk)

Kumpulan Contoh Teks Laporan Hasil Observasi dengan struktur

Kumpulan-Contoh-Teks-Laporan-Hasil-Observasi-dengan-struktur

Adapun langkah-langkah untuk menulis teks laporan hasil observasi yang benar adalah

  • Carilah objek dan lakukan pengamatan kemudian  membuat judul laporan sesuai dengan objek pengamatan yang telah dilakukan.
  • Membuat kalimat pembuka
  • Menyusun isi laporan hasil pengamatan yang berupa gagasan pokok dan saran dengan alasan yang jelas. Anda juga perlu untuk melihat 5W +1H (What, Who, When, Where. Why, How)
  • Menulis ringkasan sebagai penutup laporan

Berikut beberapa kumpulan contoh hasil teks laporan hasil observasi:

1. Contoh teks hasil observasi tentang komodo

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-komodo

Komodo atau biawak komodo merupakan spesies kadal terbesar di dunia yang dapat  ditemukan di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami  di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Komodo termasuk hewan karnivora dan menduduki bagian puncak pada struktur rantai makanan.

Hewan dengan spesies Varanus Komodoensis ini memiliki rata-rata panjang 2–3 meter dan berat dapat mencapai 100 kg. Komodo dewasa memiliki gigi yang tajam sebanyak 60 buah dan masing – masing berukuran 2.5 cm. Namun, gigi komodo tersebut mudah copot.

Komodo dapat melihat objek sejauh 300 m, tetapi pada malam indera penglihatan tidak terlalu baik.Hewan dengan ordo squamata ini menggunakan lidah untuk mencium bau mangsa. Partikel bau ditangkap oleh lidah kemudian diteruskan ke langit-langit mulut untuk dianalisa.

Untuk menangkap mangsa, komodo dapat berdiri menggunakan kaki belakang dan ekor untuk penyangga. Semakin tua, komodo akan lebih menggunakan cakar sebagai senjata  untuk menyerang mangsa dan memanjat pohon untuk mempercepat proses menelan mangsa.

Komodo termasuk binatang penyendiri dan berkumpul bersama komodo lain saat makan/ berkembang biak. Komodo dapat berenang dan menyelam pada kedalaman 4.5 meter. Hewan melata ini dapat menggali lubang untuk tidur dengan lebar 1-3 meter menggunakan tungkai depan dan cakarnya.

Komodo lebih sering untuk memakan bangkai dan mencari makanan yang tidak membutuhkan banyak perlawanan. Berhubung, sistem pencernaan komodo lambat sehingga komodo bisa bertahan hanya dengan satu kali makan dalam satu bulan.

Komodo akan beristirahat di tempat terbuka dengan tujuan agar makanan dalam perut tidak cepat membusuk dan mempercepat proses pencernaan makanan. Tulang – tulang yang tidak dapat dicerna komodo akan dimuntahkan bersamaan dengan lendir yang memiliki bau sangat busuk

Sebuah penelitian dari berbagai negara, seperti: inggris dan Amerika menjelaskan bahwa air liur komodo dapat dimanfaatkan sebagai zat pengencer darah yang dapat meminimalisir penyakit lain akibat pembekuan darah.

Penelitian Universitas Melbourne pada akhir tahun 2015 menyimpulkan bahwa biawak perentie dan biawak lainnya memiliki bisa yang terdapat pada air liur dengan efek bengkak hingga pembekuan darah. Selain itu, ada bakteri bernama Pasteurella multocida yang dapat mengakibatkan kematian.

Hewan yang oleh penduduk pulau komodo disebut ora ini termasuk spesies rentan kepunahan, Pemerintah Indonesia tahun 1980 mendirikan Taman Nasional Komodo dengan ekosistem yang tersebar di beberapa pulau termasuk pulau Komodo, Padar, dan Rinca.

 2. Contoh teks hasil observasi tentang beruang madu

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-beruang-madu

Beruang madu termasuk dalam kelas mamalia adalah hewan khas provinsi bengkulu dan menjadi jenis paling kecil dari delapan jenis beruang yang ada di dunia. Ada beberapa nama populer dari beruang madu yaitu Malayan bear, Malayan sun bear,dan Sun Bear.

Beruang madu memiliki panjang tubuh 1,40 m, tinggi punggung 70 cm dan berat badan antara 50 – 65 kg. Hewan yang menjadi ikon kota Balikpapan ini memiliki bulu yang pendek berkilau berwarna hitam, hidung relatif lebar dan memiliki mata berwarna coklat atau biru.

Beruang madu memiliki lidah yang panjangnya melebihi 25 cm untuk menangkap serangga dan memiliki indera penciuman yang bagus. Kuku panjang di keempat lenga beruang madu memiliki fungsi untuk menggali rayap, semut, dan sarang lebah.

Beruang madu termasuk binatang omnivora yakni pemakan segala yang ada di hutan, seperti: buah-buahan, tanaman, serangga, dan binatang kecil lainnya. Sebagai hewan nokturnal, beruang madu mencari makanan pada waktu malam hari dan tidur di siang hari.

Beruang madu hidup di hutan hujan tropis dan dalam sehari bisa berjalan 8 km untuk mencari makan hingga menggali tanah. Hewan dengan nama ilmiah Helarctos Malayanus tidak perlu hibernasi seperti spesies beruang lainya, karena sumber makananya tersedia sepanjang tahun.

Beruang madu memiliki peran sebagai penyebar tumbuhan buah berbiji, karena ketika beruang madu memakan buah, biji ditelan utuh sehingga kondisi biji tidak rusak. Kemudian biji akan keluar bersama dengan kotoran beruang dan mulai tumbuh di tanah.

Beruang madu tidak memiliki masa kawin, karena perkawinan dilakukan ketika beruang betina telah siap kawin. Beruang madu betina akan mengandung selama 95-96 hari dengan jumlah anak biasanya 2 ekor dan akan menyusui selama 18 bulan.

Beruang madu terancam punah karena binatang ini mudah diserang untuk diambil katung serta cairan nya yang dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Adanya konflik antara manusia dan beruang madu karena kerusakan area pertanian sehingga beruang madu sering di serang manusia.

Uni Internasional untuk Konservasi Alam atau IUCN menetapkan beruang madu sebagai hewan yang terancam punah. Di Indonesia, sejak tahun 1973 sudah ada upaya untuk perlindungan beruang madu yang ada di Kawasan Wisata Pendidikan dan Lingkungan Hidup kota Balikpapan.

3. Contoh teks hasil observasi Semut

Contoh-teks-hasil-observasi-Semut

Semut adalah jenis serangga yang termasuk pada kerajaan animalia. Semut termasuk serangga sosial dengan koloni yang beranggotakan ribuan semut. Koloni semut disebut superorganisme dikarenakan koloni semut membentuk sebuah kesatuan yang dapat menguasai daerah yang luas.

Walaupun semut memiliki ukuran tubuh yang kecil tapi semut termasuk hewan yang sangat kuat. Mereka mampu membawa beban dengan berat antara 10 sampai 50 kali dari badan semut sendiri, Hal ini dikarenakan otot semut yang kecil memiliki luas penampang yang besar dibandingkan lainnya.

Morfologi tentang serangga satu ini sama dengan serangga lainnya, yaitu memiliki eksoskeleton yang melindungi dan sebagai tempat untuk menempelnya otot. Tubuh semut terdiri dari tiga bagian penting, yaitu kepala, dada atau mesosoma, dan perut atau metasoma.

Sistem respirasi semut dibantu oleh spirakel karena semut tidak memiliki paru-paru didalam tubuh. Spirakel semacam serangkaian lubang yang berada disekitar sisi tubuh semut dan terhubung dengan jaringan tabung untuk mendistribusikan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

Semut tidak memiliki telinga tapi mereka menggunakan getaran yang diangkat ke organ subgenual yang berada di bawah lutut semut untuk bisa mendengar. Pada tubuh semut terdapat dua perut untuk menyimpan makanan sendiri dan untuk dibagikan semut lainnya.

Pada kepala semut terdapat antena yang berguna untuk berkomunikasi dengan semut lainnya, mendeteksi feromon pada semut lain dan sebagai alat peraba. Bagian depan semut juga dilengkapi dengan mandibula yang berguna untuk membawa makanan, membangun sarang, dan pertahanan.

Semut merupakan penyintas yang baik, mereka mampu bertahan hidup di air walaupun tidak semua bisa berenang. Semut dapat mengapung dengan waktu yang cukup lama dan membuat sekoci untuk dapat bertahan di air yang luas.

Kehidupan semut memiliki kasta, dimana ratu akan dilayani oleh para pekerja yang keseluruhan berjenis semut betina. Diantara semut pekerja juga terdapat kasta yakni semut pekerja yang memasuki masa dewasa pada hari pertama memiliki tugas untuk melayani ratu dan semut muda.

Selanjutnya, semut pekerja tersebut beralih tugas untuk menggali, mencari makan, dan mempertahankan sarang. Salah satu teori yang menjelaskan mengapa terjadi kasta seperti itu, karena pekerjaan mencari makan memiliki resiko kematian tinggi, jadi dilakukan oleh semut tua.

Semut tergolong sebagai hewan omnivora, karena hewan ini akan memakan segala yang ada disekitar mereka. Di Indonesia, ada sekitar 23 spesies semut dan beberapa sering Anda temui di rumah, seperti: semut hitam, semut hantu, semut api, semut odorous, hingga semut tukang kayu.

Keberadaan semut memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan ekosistem lokal dengan cara mendistribusikan kembali nutrisi di hutan hujan tropis. Perilaku semut yang menggali terowongan pada tanah akan membantu meningkatkan tingkat kesuburan tanah.

Dalam dunia kesehatan, semut jepang sering dimanfaatkan untuk mengobati penyakit jantung, menstabilkan kadar gula, mengobati penyakit kencing manis, menormalkan tekanan darah tinggi dan asam urat serta berbagai manfaat lainnya.

4. Contoh teks hasil observasi tentang kacang hijau

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-kacang-hijau

Kacang hijau atau disebut juga Vigna radiata adalah tanaman yang termasuk palawija yang terkenal di daerah tropika. Tumbuhan kacang hijau tergolong suku polong-polongan dan menjadi bahan makanan yang banyak diminati oleh banyak orang di Indonesia.

Kacang hijau termasuk tanaman yang mudah untuk ditanam karena dapat tumbuh disemua jenis tanah. Struktur tanah untuk tanaman kacang hijau yakni tanah gembur dengan Ph antara 5,8 sampai 7,0, tapi yang paling optimal yakni 6,7.

Kacang hijau memiliki akar tunggang dengan sistem perakaran mesophytes dan xerophytes dan akar tanaman kacang hijau memiliki banyak cabang yang membentuk bintil-bintil akar yang mana dapat mengukur kandungan nitrogen untuk menyuburkan tanah.

Tanaman kacang hijau memiliki batang berukuran kecil dengan warna hijau kecoklatan atau kemerahan dan tinggi mencapai 30 -110 cm. Kacang hijau memiliki daun yang hanya terdiri tiga helai dan letaknya berselang-seling. Daun pada tumbuhan kacang hijau berwarna hijau muda sampai tua.

Buah kacang hijau berbentuk memanjang dengan panjang sekitar 10 – 15 cm. Bagian dalam buah kacang hijau terdapat polong yang berwarna hijau dengan buah berwarna serupa, tetapi ketika berusia tua buah berwarna hitam dan polong tetap berwarna hijau.

Bagian kacang hijau yang memiliki nilai ekonomis adalah bijinya karena dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman. Biji tanaman kacang hijau berwarna hijau atau kuning, Ukuran biji kacang hijau kecil dan berbentuk bulat dengan berat 0,5 – 0,8 mg per butir.

Tumbuhan dengan famili Fabaceae ini memiliki segudang manfaat untuk kehidupan sehari-hari sebagai sumber protein nabati. Adapun manfaat lain tumbuhan kacang hijau, antara lain: sumber mineral, penguat tulang, meningkatkan kesehatan jantung, membantu pertumbuhan sel tubuh.

5. Contoh teks hasil observasi tentang bunga bougenville

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-bunga-bougenville

Bunga kertas dengan nama ilmiah Bougenville adalah bunga yang memiliki bagian tanaman yang berwarna-warni dan menjadi tanaman hias yang populer. Disebut bunga kertas karena seludang bunga pada tanaman ini yang tipis menyerupai kertas.

Tanaman dengan famili Nyctaginaceae ini berupa pohon kecil yang sulit untuk tumbuh tegak. Pada saat berbunga, tanaman ini akan merontokkan daunnya. Bunga bougenville sangat mempesona dengan berbagai macam warna, seperti: jingga, kuning, ungu, merah jambu, putih, dan lain nya.

Sebagai tanaman hias, bunga bougenville sering ditanam di taman atau dipekarangan rumah. Perawatan tanaman ini sangat mudah dengan penyiraman secara teratur dan tanaman ini bisa ditanam menggunakan pasir jika tidak ada tanah.

Di kawasan yang beriklim tropis, bunga bougenville dapat tumbuh dengan tinggi hingga 10 meter. Batang tumbuhan ini agak keras dengan duri tajam dan bercabang. Tanaman yang berasal dari perancis ini memiliki sulur rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus membentuk rimbunan.

Menanam bunga bougenville dapat dilakukan dengan stek atau Teknik sambung pucuk. Perawatan tanaman ini juga cukup mudah, dan bila ingin rajin berbunga perlu untuk diperhatikan dari media tanam, kebutuhan sinar matahari, penyiraman dan pemangkasan cabang hingga ranting.

Bukan hanya bermanfaat sebagai tanaman hias saja, ternyata bunga bougenville memiliki banyak manfaat lainnya. Beberapa manfaatnya antara lain: mengatasi resistensi insulin, mengobati batuk, membunuh bakteri, antibiotic, mengatasi pencernaan, dan sebagai sumber antioksidan.

6. Contoh teks hasil observasi tentang Jahe

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-Jahe

Jahe adalah salah satu jenis tanaman toga atau tanaman obat keluarga. Tanaman dengan nama ilmiah Zingiber Officinale ini merupakan tanaman rimpang yang mana rimpangnya berbentuk jemari bergembung di ruas-ruas tengah.

Di Indonesia, jahe memiliki berbagai nama di tiap-tiap daerah, seperti: lahia (Nias), jae (Jawa), jhai (Madura), melito (gorontalo), laia (Makassar), jae (Bali), garaka (Ternate), gora (Tidore), dan lainnya. Adanya berbagai nama jahe menunjukkan jahe telah dikenal luas oleh penduduk di Indonesia.

Tanaman Jahe memiliki batang semu yang memiliki tinggi 30 hingga 100 cm. Akar pada tanaman jahe adalah akar serabut dan tumbuh pada bagian rimpang. Akar tanaman jahe terdiri dari leher akar, tudung akar, dan batang akar.

Daun tanaman jahe menyirip panjang 15 – 23 mm atau 8 – 15 mm dan tangkai daun tanaman jahe berbulu halus. Daun pada jahe berwarna hijau dan termasuk daun lengkap karena terdiri dari helaian daun, tangkai dan upih daun.

Bunga pada tanaman jahe berwarna hijau kekuningan sedangkan bibir bunga dan kepala putik berwarna ungu. Bunga jahe termasuk bunga majemuk tunggal dan bunga sempurna karena memiliki 2 kelamin.  Jahe memiliki rasa pedas yang dominan karena mengandung senyawa keton zingeron.

Ada 3 jenis tanaman jahe yang paling populer, yaitu Jahe gajah berbentuk besar gemuk dan populer di pasar internasional, jahe kuning yang sering dipakai sebagai bumbu masakan, dan jahe merah yang memiliki rasa paling pedas. Rasa pedas pada jahe disebabkan oleh senyawa keton yaitu zingeron.

Sebagai tanaman toga jahe memiliki banyak manfaat, antara lain: meredakan nyeri, mengobati rematik dan osteoarthritis, mengobati mual-mual, menangkal virus corona, menurunkan kadar gula, menghilangkan jerawat. Jahe bisa diseduh atau dihaluskan untuk mendapatkan manfaatnya.

7. Contoh teks hasil observasi tentang buah naga

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-buah-naga

Buah naga yang dalam bahasa inggris disebut Pitaya adalah buah yang berasal dari beberapa jenis kaktus dengan marga Hylocereus dan Selenicereus. Nama buah naga berasal dari kebiasaan orang Cina yang menganggap buah tersebut pembawa rejeki dan sering diletakkan diantara 2 patung naga.

Buah naga adalah jenis buah yang rendah kalori dengan kandungan vitamin, mineral dan serat yang tinggi. Buah naga pertama kali ditemukan benua Amerika, khususnya Amerika Utara. Kemudian buah naga dibudidayakan juga di negara-negara Asia, seperti: China, Vietnam, Indonesia.

Pada tanaman buah naga, terdiri dari beberapa bagian seperti:  akar, batang berduri, bunga dan buah. Akar buah naga adalah akar serabut yang berkembang di dalam tanah di bagian batang tanaman.

Bagian duri pada tanaman ini akan ditumbuhi bunga seperti Wijayakusuma yang mana bunga ini tidak akan rontok melainkan terus tumbuh menjadi buah. Batang tanaman ini berbentuk segitiga dan memiliki duri yang pendek dan tidak mencolok.

Buah naga berbentuk bulat dan agak lonjong seperti buah alpukat. Kulit buah naga dipenuhi dengan sisik seperti jumbai-jumbai. Warna kulit buah tergantung jenis buah naga, berwarna merah menyala (buah naga putih dan merah), merah gelap (buah naga hitam) dan kuning (buah naga kuning).

Buah naga memiliki 4 jenis yakni: Hylocereus undatus (buah merah dengan daging warna putih), Hylocereus polyrhizus (warna merah muda dengan daging merah. Selenicereus megalanthus (buah kuning dengan daging putih) dan Hylocereus costaricensis (kulit dan daging buah berwarna merah).

Buah naga dibudidayakan dengan cara penyemaian biji atau stek dan dapat tumbuh dengan kondisi tanah hingga ketinggian lokasi apapun. Hal penting agar tumbuhan ini tetap tumbuh adalah adanya sinar matahari yang cukup.

Buah naga dapat dikonsumsi dan tekstur buah mirip seperti kiwi dengan biji hitam di dalam daging. Buah naga memiliki rasa manis pada daging dan rasa pedas pada biji buah naga. Selain langsung dimakan, buah naga bisa diolah menjadi beberapa makanan dan minuman.

Buah naga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, seperti:menyembuhkan penyakit kanker, mempercantik penampilan dengan kandungan vitamin C, menyembuhkan penyakit diabetes, meningkatkan stamina, menurunkan kadar kolesterol dan mencegah osteoporosis.

8. Contoh teks hasil observasi tentang limbah rumah tangga

Contoh-teks-hasil-observasi-tentang-limbah-rumah-tangga

Limbah adalah buangan yang berasal dari proses produksi baik industri atau rumah tangga. Limbah umumnya dihasilkan pada permukiman masyarakat seperti: sampah, air kakus, dan air buangan yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia.

Limbah rumah tangga adalah buangan yang dihasilkan oleh aktivitas rumah tangga seperti limbah dari dapur, kamar mandi, hingga kotoran manusia. Intinya, limbah rumah tangga dihasilkan karena perilaku konsumsi dan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia.

Limbah yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga adalah sampah berupa: plastik, bungkus detergen, bungkus sabun mandi, kardus makanan dan minuman. Kebanyakan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga akan sulit terurai dan menyebabkan pencemaran lingkungan.

Limbah rumah tangga dibedakan dua macam, yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah padat merupakan bahan atau sisa berbentuk padat yang dihasilkan oleh kegiatan produksi atau konsumsi, seperti: limbah plastik, limbah kertas, limbah karet, limbah logam, dan limbah pertanian.

Sedangkan, limbah cair adalah limbah yang berbentuk cair dari proses produksi maupun konsumsi yang biasanya dibuang ke badan air. Contoh limbah cair yaitu: air sabun, air bekas cucian lump, air tahu dari kegiatan produksi tahu, dan limbah dari industri laundry.

Karakteristik dari limbah terbagi ke dalam beberapa macam, diantaranya: zat padat, adanya bau tidak sedap, suhu yang tinggi pada air limbah, memiliki warna tertentu seperti abu-abu atau menjadi kehitaman, dan kondisi air yang keruh.

Keberadaan limbah rumah tangga akan sangat merugikan lingkungan, tetapi Anda bisa memanfaatkan menjadi hal yang berguna seperti pembuatan pupuk kompos. Pemanfaatan sebagai pupuk kompos paling sering dilakukan dari limbah seperti: sayuran dan buah-buahan bekas, serta sisa makanan.

Ada beberapa langkah yang telah dilakukan untuk menangani permasalahan limbah rumah tangga, seperti: mengurangi penggunaan kantong plastik, mengolah sampah menjadi kompos, membatasi pemakaian detergen, dan mendaur ulang barang yang tidak terpakai agar memiliki nilai guna.

9. Contoh teks hasil observasi pemanasan global

Contoh-teks-hasil-observasi-pemanasan-global

Pemanasan global atau sering disebut global warming adalah kondisi dimana meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi yang diakibatkan oleh konsentrasi dari gas rumah kaca yang berlebihan.

Pemanasan global merupakan proses alami karena masuknya radiasi matahari ke Bumi dan tertahan di dalamnya. Namun, perkembangan teknologi yang telah diciptakan menjadi penyumbang utama emisi karbon di Bumi.

Sumber utama dari pemanasan suhu global yang terjadi selama 50 tahun terakhir, diakibatkan karena meningkatnya karbon dioksida dan gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembakaran hutan, pembukaan lahan pertanian, membakar bahan bakar fosil dan aktivitas manusia lainnya.

Bahan bakar fosil menjadi faktor utama pemanasan global. Tidak dipungkiri bahwa penggunaan bahan bakar fosil akan mendukung kehidupan manusia, tetapi dengan penggunaan berlebihan akan mengakibatkan suhu di bumi terlalu panas melebihi batas tahan hidup manusia.

Penyebab lain dari pemanasan global adalah meningkatnya gas metana terutama dihasilkan pada sektor peternakan. Gas metana yang paling banyak dihasilkan dari peternakan sapi dibandingkan industri minyak.

Plant a Tree Today (PATT) Foundation of the UK and Thailand menyatakan global warming hanya dengan suhu panas. Global warming dapat mengakibatkan hutan hujan Amazon menjadi gurun, tapi juga berdampak pada gurun Sahara yang menjadi lebih hijau.

Pemanasan global tidak hanya terkait pada peningkatan suhu bumi, tetapi juga mengakibatkan munculnya gejala alam, seperti tsunami karena mencairnya salju menjadi air laut, suhu bumi semakin panas, dan hujan asam yang dapat menghancurkan bangunan-bangunan.

Dampak dari adanya pemanasan global antara lain: meningkatnya permukaan air laut yang berakibat jutaan orang yang tinggal di pesisir pantai harus mengungsi. Dampak lainnya yakni membahayakan ekosistem terumbu karang hingga punahnya spesies katak emas karena kehilangan habitatnya.

Ada banyak cara untuk mengatasi dampak global warming, diantaranya: mengurangi penggunaan energi fosil, beradaptasi dengan penggunaan energi ramah lingkungan, menghemat penggunaan listrik, mengurangi konsumsi daging, membeli produk lokal.

10. Contoh teks hasil observasi tempe

Contoh-teks-hasil-observasi-tempe

Tempe merupakan makanan yang berasal dari Indonesia khususnya di daerah Jawa. Tempe dibuat dari fermentasi biji kedelai atau biji lainnya dengan menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus atau sering dikenal ragi tempe.

Karakteristik tempe secara umum yakni berwarna putih dan tekstur berbentuk padat yang disebabkan karena miselia kapang yang membuat biji kedelai merekat. Aroma tempe sangat khas dan memiliki rasa agak masam. Aroma tempe diperoleh dari degradasi komponen kedelai pada fermentasi.

Walaupun menjadi makanan khas orang jawa, sekarang ini tempe telah mendunia dan sangat disukai oleh kaum vegetarian sebagai pengganti daging. Komposisi gizi kedelai baik protein, lemak, dan karbohidrat tidak mengalami perubahan ketika menjadi tempe.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa gizi pada tempe lebih mudah untuk dicerna dibandingkan dengan gizi kedelai. Enzim pencernaan dari kapang tempe, akan membantu mempercepat proses pencernaan protein, lemak, dan karbohidrat dari tempe.

Tempe dapat dibuat dengan menggunakan dua bahan dasar yakni legume dan non legum. Tempe selain kedelai yang berbahan dasar legum seperti: tempe koro, tempe gudem, tempe gembus. Sedangkan berbahan dasar non-legum, seperti: tempe bongkrek, tempe garbanzo.

Ada berbagai metode pembuatan tempe dan yang paling sering digunakan di Indonesia terdiri dari proses perebusan kedelai, pengupasan kedelai, perendaman dan pengupasan, pencucian, inokulasi dengan ragi. Kemudian pembungkusan dan terakhir proses fermentasi.

Tempe memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti: menghambat penuaan dini, mencegah terjadinya penyakit degeneratif (jantung koroner, kanker, diabetes), menurunkan kolesterol, mengatasi diare kronis.

Pembuatan teks laporan hasil observasi tidak boleh sembarangan, karena teks ini memiliki struktur yang pasti dan tidak dapat diubah. Beberapa contoh kumpulan teks LHO bisa menjadi referensi bagi Anda untuk mengolah fakta hasil observasi menjadi sebuah laporan yang mudah dipahami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *